facebooklogocolour

Dokumen Perspektif Nasional Militan 2014

buruh-kompas(Berikut adalah dokumen perspektif situasi nasional yang didiskusikan dan disahkan pada Konferensi Nasional Militan ke-4 pada tanggal 13-14 September 2014.) Setelah menyaksikan gerakan buruh yang meledak-ledak sejak 2012, dengan dua pemogokan nasional dan gelombang aksi massa radikal, gerakan kelas buruh ini tampak terinterupsi oleh “karnival” demokrasi borjuasi. Tetapi euforia yang melanda pilpres tahun ini tidak bisa dilihat terpisah dari perkembangan politik yang melahirkan ledakan gerakan buruh ini, tetapi justru adalah ekspresinya yang lebih luas. Ini adalah ekspresi dari kebuntuan kapitalisme secara ekonomi dan politik yang semakin dalam dan akut, terutama sejak krisis finansial 2008 yang tak kunjung selesai.

Perspektif untuk Revolusi Dunia 2014

mesir revolusikeduaBerikut adalah dokumen perspektif dunia 2014, yang didiskusikan dan diratifikasi pada Kongres Dunia  IMT 2014 pada bulan Agustus 2014. Dokumen ini menyajikan analisa umum mengenai situasi ekonomi, politik, dan sosial dunia hari ini dan tugas-tugas apa yang harus dilakukan oleh kaum revolusioner.

Dunia yang Bergejolak dan Tugas Kita Hari Ini

(Berikut ini adalah dokumen diskusi situasi internasional yang dipersiapkan untuk Sekolah Marxis Militan pada 16-17 Agustus 2013, yang memberikan gambaran perspektif politik dunia.) Dunia sedang memasuki sebuah periode baru, yakni periode yang dipenuhi dengan revolusi – dan juga konter-revolusi – yang keduanya saling susul menyusul. Inilah kenyataan yang sedang kita hadapi hari ini. Di bulan Juni dan Juli saja, dalam waktu yang sangat singkat, kita saksikan gerakan massa yang besar bertubi-tubi, awalnya di Turki, lalu Brazil, Portugal, dan kemudian lagi di Mesir. Hal seperti ini tidak pernah terlihat dalam 50 tahun terakhir, dan mungkin tidak pernah terlihat dalam sejarah kapitalisme.

Ekonomi dan Politik Indonesia pada Tengah Tahun

(Berikut ini adalah dokumen diskusi situasi nasional yang dipersiapkan untuk Sekolah Marxis Militan pada 16-17 Agustus 2013, yang memberikan gambaran perspektif politik di Indonesia.) Pada akhirnya, analisa ekonomi kita bukanlah pekerjaan akademis. Kita tertarik pada analisa ekonomi bukan supaya kita tampak pintar, tetapi agar kita dapat memahami proses perkembangan perjuangan kelas yang sedang bergulir. Tidak ada hubungan yang mekanis tentunya antara ekonomi dan kesadaran kelas. Hubungannya dialektis, dan ini yang harus kita kuak supaya dapat mencapai pemahaman umum akan laju dan tempo perjuangan kelas, dan bagaimana kita dapat mengorientasikan diri kita secara politik dan organisasional.

Kesabaran, Kesabaran, dan Sekali Lagi Kesabaran (Dokumen Perspektif Nasional 2013)

Perspektif tidak membuat mujizat. Akan tetapi, kerja keras yang sabar dapat menciptakan mujizat di hari depan, seperti halnya kaum Marxis Rusia merebut kekuasaan setelah puluhan tahun kerja keras yang sabar. Berikut ini adalah saduran dokumen politik Konferensi Militan III, yang diselenggarakan pada 2 Maret 2013.

Perspektif Politik Dunia 2012

Berikut ini adalah dokumen perspektif politik dunia 2012 yang disetujui oleh Kongres Dunia Tendensi Marxis Internasional (IMT) pada Agustus 2012. "Apa yang sekarang sedang terjadi harus memberi kita perasaan antusias, membuat kita teguh dan percaya akan masa depan sosialisme. Dengan mendasarkan diri kita atas analisis ilmiah, dan menggunakan taktik-taktik yang tepat dan fleksibel, kita akan bisa meraih telinga elemen-elemen buruh dan kaum muda yang terbaik, dan memenuhi tugas yang dikedepankan oleh sejarah."

Sejarah Perkembangan Kapitalisme Indonesia

Sejarah Indonesia dan perubahan-perubahan sosial di dalamnya tidak dapat dipahami sepenuhnya tanpa melihat ke dalam perubahan-perubahan ekonomi yang telah dilaluinya di setiap tahapan. Sejarah Indonesia adalah satu sejarah yang terhubungkan secara dekat dengan perkembangan kapitalisme semenjak kelahirannya di abad ke-16. Oleh karena itu, untuk memahami kapitalisme di Indonesia sekarang ini, kita harus kembali sejauh jaman kolonial Belanda. Secara umum, kita dapat membagi tahapan sejarah Indonesia seperti berikut: koloni Belanda (1600-1945), perjuangan kemerdekaan (1945-1949), Orde Lama (1949-1965), Orde Baru (1965-1998), dan Reformasi 1998 dan sesudahnya (1998-sekarang)

Perspektif Revolusi Indonesia: Sebuah Estimasi Pertama

Dengan bangkitnya kembali Marxisme di Indonesia, sebuah perspektif ekonomi dan politik dari lensa Marxis telah menjadi satu prioritas. Dari sebuah perspektif yang tepat akan mengalir sebuah aksi yang tepat yang mampu membawa emansipasi kelas pekerja Indonesia dan lapisan masyarakat tertindas lainnya: kaum tani miskin, nelayan, dan kamu miskin kota. Dokumen ini bukanlah sebuah usaha yang pertama untuk mengformulasikan perspektif semacam itu, dan ia tidak akan menjadi yang terakhir, terutama dengan dunia penuh gejolak yang sedang kita alami. Ia akan menjadi sebuah estimasi pertama darimana kita bisa meraih pemahaman akan apa yang perlu dilakukan.