|
Ditulis oleh Ted Sprague
|
|
Rabu, 11 Agustus 2010 03:27 |
|
Cina baru saja melewati Jepang sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia. Di tengah berita ini, ada seorang pengantar susu yang kehilangan darah begitu banyak hingga masuk rumah sakit karena takut kehilangan 10 yuan. Inilah kisah keajaiban ekonomi Tiongkok.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis oleh Jesus S. Anam
|
|
Sabtu, 31 Juli 2010 14:46 |
|
Dahaga rakyat Nepal akan perubahan revolusioner memang masih tertahan. Mata air sosialisme masih mencari celah untuk bisa keluar dan mengairi tenggorokan seluruh rakyat negeri itu. Namun, meski demikian, api perjuangan mereka tetap menyala dan jauh dari tanda-tanda akan redup. Pemogokan besar dengan puluhan ribu massa pada bulan Mei lalu, yang dimobilisasi oleh Partai Komunis Persatuan Nepal-Maois (UCPN-M), yang menuntut pengunduran diri perdana menteri yang baru, Madhav Kumar, menunjukkan keinginan besar rakyat untuk berubah dan memilih jalan sosialisme. |
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Imran (Pakistan)
|
|
Jumat, 09 Juli 2010 04:33 |
|
Di tengah kegilaan perang dan fundamentalisme, sebuah konferensi sosialis diorganisir oleh Jammu Kashmir National Student Federation (JKNSF) pada 24 Juni. Ribuan kamu muda dari seluruh Kashmir turut serta, dan mengibarkan slogan-slogan revolusioner, seperti "Inqalab, Inqalab, Socialist Inqalab" (Revolusi, Revolusi, Revolusi Sosialis), "Kali raat jaway e jaway-Surkh sawera away e aaway" (Sebuah fajar merah akan mengakhiri malam yang gelap ini), dsb. Lal Khan, seorang pemimpin Marxis di Pakistan, yang diundang di konferensi ini menekankan bahwa kemerdekaan yang sejati dari rakyat Kashmir hanya dapat dicapai sebagai bagian dari federasi sosialis seluruh sub-benua Asia Selatan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Isa Al-Jaza'iri
|
|
Sabtu, 05 Juni 2010 14:28 |
|
Serangan tentara Israel terhadap kapal-kapal Flotilla telah membangkitkan amarah rakyat sedunia. Di seluruh dunia, rakyat pekerja turun ke jalan untuk memprotes tindakan kejam ini. Masalah Israel-Palestina telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun dan sampai sekarang belum ada penyelesaiannya. Berikut ini kami terbitkan sebuah artikel dari kamerad Isa Al-Jaza'iri, yang ibunya diusir keluar dari rumahnya di Haifa pada tahun 1948 oleh tentara Israel. Dalam artikel ini kamerad Isa Al-Jaza'iri mengatakan bahwa hanya sosialisme yang bisa menghantarkan pembebasan yang sesungguhnya bagi rakyat Palestina.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Rabu, 26 Mei 2010 00:00 |
|
Gejolak sosial dan politik di Thailand mencapai klimaksnya dengan pembentukan barikade di Bangkok pada awal Maret 2010, dimana puluhan ribu demonstran kaos-merah menduduki area pusat Bangkok. Dua bulan perjuangan yang sengit berakhir dengan serangan militer pada tanggal 19 Mei yang akhirnya berhasil menghancurkan basis kamp Kaos Merah. 85 orang mati dan ribuan lainnya terluka. Ofensif konter revolusioner meraih kemenangan, tetapi Thailand tidak akan pernah sama lagi. Sebuah perang kelas telah dimulai. Di Rajprasong, mereka bernyanyi: “Ini adalah perang kelas yang akan menyapu otokrasi”. Berikut ini adalah analisa yang ditulis pada hari penyerangan militer terhadap kamp kaos merah (19/5).
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
|
|