Mesuji-Sape dan Watak Negara Kelas Cetak E-mail
Ditulis oleh Pandu Jakasurya   
Sabtu, 31 Desember 2011 07:30

Sementara kaum moralis dan liberal mengeluh akan gagalnya negara dalam melindungi rakyatnya, kita kaum Sosialis justru beranggapan bahwa negara - dalam hal ini negara borjuis - sudah berhasil memenuhi tugasnya: membela kaum borjuis. Hanya negara buruh yang akan bisa berpihak pada rakyat pekerja, tani, dan kaum miskin kota.

Selanjutnya...
 
Diskusi Publik di Sekolah Tinggi Theologia Abdiel Ungaran Cetak E-mail
Ditulis oleh Militan Indonesia   
Kamis, 08 Desember 2011 16:14

Kapitalisme selalu dan akan selalu memproduksi krisis. Krisis kapitalisme tidak akan bisa diselesaikan dengan cara kapitalis, karena kapitalisme adalah krisis itu sendiri.  Demikianlah cuplikan pidato politik yang disampaikan oleh salah seorang anggota International Marxist Tendency seksi  Inggris, Adam Booth, pada acara diskusi politik 6 Desember kemarin di kampus STT. Abdiel.

Selanjutnya...
 
Kebebasan Beragama dan Kebebasan dari Agama Cetak E-mail
Ditulis oleh Militan Indonesia   
Selasa, 29 November 2011 07:21

Kaum Marxis memperjuangkan sebagai program politiknya “Kebebasan beragama, dan kebebasan dari agama” dan “Pemisahan antara Negara dan agama.” Rakyat harus punya kebebasan sepenuh-penuhnya untuk memeluk agama atau kepercayaan apapun, atau tidak memeluk agama sama sekali. Negara – sebagai badan rakyat yang sepenuhnya – tidak boleh dicampuraduk dengan agama.

Selanjutnya...
 
Henk Sneevliet: Tak Berhenti Kecuali Mati! Cetak E-mail
Ditulis oleh Pandu Jakasurya   
Sabtu, 29 Oktober 2011 11:14

Pada tahun 1913 seorang mantan ketua serikat buruh kereta api Belanda datang ke Indonesia  untuk mencari penghidupan. Di Negeri Belanda namanya telah tercantum dalam daftar hitam karena haluannya yang radikal. Namanya adalah Henk Sneevliet, pendiri Partai Komunis Indonesia, seorang Belanda revolusioner yang mencintai rakyat pekerja Indonesia.

Selanjutnya...
 
Sekolah Politik Progresif Militan Cetak E-mail
Ditulis oleh Militan Indonesia   
Sabtu, 01 Oktober 2011 02:51

Militan Indonesia, beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 27 – 29 September, mengadakan sekolah politik yang bertempat di Semarang, Jawa Tengah. Acara sepenuhnya difasilitasi oleh Persekutuan Kristen Antar Universitas (Perkantas) dan beberapa elemen progresif gereja. Peserta yang mengikuti sekolah berasal dari beberapa universitas dan sekolah tinggi, di antaranya dari Universitas Diponegoro (Undip) dan Sekolah Tinggi Teologia Abdiel (STTA). Jesus SA (koordinator Militan Indonesia) dan Pandu Jakasurya (kader Militan Indonesia) hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Selanjutnya...
 
Dua Tahun Website Militan Cetak E-mail
Ditulis oleh Militan Indonesia   
Kamis, 29 September 2011 18:08

Website Militan Indonesia telah berumur dua tahun. Diluncurkan tanggal 19 September 2009, website ini telah menjadi salah satu narasumber teori Marxis revolusioner di Indonesia, dan satu-satunya narasumber pemikiran Leon Trotsky di Indonesia. Sejak diluncurkan, sudah lebih dari 200 artikel menghiasi website ini dan lebih dari 40,000 kunjungan.

Selanjutnya...
 
Misbach Si Haji Merah Cetak E-mail
Ditulis oleh Pandu Jakasurya   
Senin, 08 Agustus 2011 02:42

Seringkali agama yang dianut seseorang menghambat dirinya untuk memahami kenyataan penghisapan, penindasan, dan kesewenang-wenangan. Melalui para penafsir resminya, agama menjelaskan kenyataan pahit tersebut entah sebagai takdir ilahi, hukuman atas dosa, atau ujian terhadap iman.  Agama adalah keluh-kesah makhluk yang tertindas, hati dari sebuah dunia yang tak berhati, dan jiwa dari kondisi-kondisi yang tak berjiwa. Ia adalah pelipur lara bagi rakyat.

Selanjutnya...
 
Membangun Kembali Militansi Watak Politik Gerakan Buruh Indonesia Cetak E-mail
Ditulis oleh Rewang Sudjiwo   
Senin, 16 Mei 2011 00:08

Tak banyak yang berbeda pada peringatan May Day di Indonesia tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Ribuan buruh turun ke jalan menggelar aksi menyampaikan tuntutannya dengan berunjuk rasa di jantung kota. Semangat yang digelar dari hari-hari sebelum 1 Mei itu terasa debar hentakannya. Namun menjelang sore semangat ini semakin melemah dan kemudian hilang seperti tak berbekas.

Selanjutnya...
 
May Day di Surabaya: Buruh Blokade Bandara Cetak E-mail
Ditulis oleh Militan Indonesia   
Kamis, 05 Mei 2011 20:43

Hari Minggu kemarin, tepatnya tanggal 1 Mei, kami berada di antara lautan massa buruh yang hampir sepanjang jalan berulangkali meneriakkan slogan “Buruh Berkuasa Rakyat Sejahtera.” Kaki-kaki kokoh kaum buruh dengan penuh semangat bergerak dari Bunderan Waru menuju Bandara Juanda. “Kita akan memblokade jalan utama Bandara Juanda,” teriak lantang seorang orator aksi. “Bandara adalah tempat lalu-lalangnya para pemilik modal. Kita akan mendudukinya sebagai ungkapan protes terhadap pemerintah SBY-Boediono yang tidak berpihak kepada kaum buruh!”

Selanjutnya...
 
Neoliberalisme dan Perjuangan Buruh Cetak E-mail
Ditulis oleh Nophee Yohana   
Rabu, 22 Desember 2010 12:49

Perbincangan mengenai nasib buruh tidak akan pernah mendapati ujung ketika kompetisi modal diberi ajang yang lebar, ketika sistem memberikan penghormatan terhadap kepemilikan pribadi. Dan eksploitasi membabibuta terhadap buruh bisa diawali dari fakta ini, dimana buruh sudah dipandang sebagai komoditas yang bebas diperlakukan untuk melipatgandakan keuntungan dari modal yang telah ditanam.

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>

RocketTheme Joomla Templates