Ekonomi
|
Ditulis oleh Pandu Jakasurya
|
|
Kamis, 03 Januari 2013 00:00 |
|
Siapakah pencipta kekayaan yang sesungguhnya? Kelas buruh! Siapakah yang sanggup mengalahkan kelas yang merampas kekayaan itu untuk memperkaya diri kelas penghisap itu? Kelas buruh! Siapakah yang sanggup membuat kekayaan itu menjadi kemaslahatan bagi segenap masyarakat? Kelas buruh! Tidak ada alasan untuk minder, merasa tak berdaya, atau takut bagi kaum buruh! Buruh berkuasa, rakyat sejahtera!
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh J.S. Anam
|
|
Rabu, 05 Desember 2012 23:28 |
|
Gertakan Apindo untuk mengganti tenaga buruh dengan mesin merupakan cara pandang ekonomik yang sangat tidak logis. Logika umum paling sederhana saja bisa mengkritisi cara pandang ini dan sekaligus mampu menjelaskan bagaimana kapital berproses.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Ted Sprague
|
|
Minggu, 03 Oktober 2010 12:25 |
|
Sejarah Indonesia dan perubahan-perubahan sosial di dalamnya tidak dapat dipahami sepenuhnya tanpa melihat ke dalam perubahan-perubahan ekonomi yang telah dilaluinya di setiap tahapan. Sejarah Indonesia adalah satu sejarah yang terhubungkan secara dekat dengan perkembangan kapitalisme semenjak kelahirannya di abad ke-16. Oleh karena itu, untuk memahami kapitalisme di Indonesia sekarang ini, kita harus kembali sejauh jaman kolonial Belanda. Secara umum, kita dapat membagi tahapan sejarah Indonesia seperti berikut: koloni Belanda (1600-1945), perjuangan kemerdekaan (1945-1949), Orde Lama (1949-1965), Orde Baru (1965-1998), dan Reformasi 1998 dan sesudahnya (1998-sekarang)
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods dan Ted Grant
|
|
Kamis, 14 Oktober 1999 07:00 |
|
"Pulihnya Asia secara mencengangkan" --kepala berita semacam ini
mulai bermunculan di koran dalam beberapa bulan terakhir. Rupanya,
setelah diguncang dampak crash pasar modal di tahun 1997, kini mereka
dengan penuh cemas mencari tanda-tanda kebangkitan kembali di Asia
dan Eropa sebagai bukti bahwa dunia telah terhindar dari resesi.
Sekali lagi para pendukung apa yang disebut Paradigma Ekonomi Baru
memproklamirkan kejayaan pasar bebas. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
|