|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Sabtu, 11 Mei 2013 03:53 |
|
Pada Kongres Kedua Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia pada 1903, tiba-tiba meledak perseteruan di kamp Iskra, antara pendukung Lenin dan pendukung Martov, yakni antara mayoriitas (Bolshevik) dan minoritas (Menshevik). Sampai hari ini, banyak sejarawan yang menggambarkan perpecahan tersebut sebagai cikal bakal dari kediktaturan bengis Lenin dan Bolshevisme. Tetapi faktanya ternyata berbeda.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Ted Sprague
|
|
Senin, 22 April 2013 12:49 |
|
Memperingati hari ulang tahun Lenin, kami terbitkan artikel yang mengulas mengenai masa muda Lenin dan masa-masa awal yang membentuk perkembangan politik masa depannya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Rabu, 06 Februari 2013 14:08 |
|
“Seluruh kelas buruh adalah satu hal, dan partai Sosial Demokratik adalah hal yang lain, karena partai ini hanya membentuk sebuah barisan yang ditarik dari kelas buruh – dan awalnya sebuah barisan yang sangat kecil … Saya berpikir bahwa perjuangan politik harus segera dimulai oleh partai kita yang mewakili garda depan proletariat, stratanya yang paling konsisten dan revolusioner.”
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Senin, 14 Januari 2013 22:42 |
|
Pada peringatan 50 tahun “Manifesto Komunis” pada 1898, Plekhanov terkejut membaca di koran Die Neue Zeit sebuah artikel oleh Bernstein, seorang pemimpin Sosial Demokrat Jerman yang terkemuka, yang mempertanyakan gagasan-gagasan dasar Marxisme. “Ini adalah penyangkalan penuh terhadap taktik-taktik revolusioner dan komunisme,” tulis Plekhanov.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Senin, 07 Januari 2013 00:00 |
|
Teori perkembangan tergabungkan dan tak-berimbang Marxis menemukan ekspresinya yang paling sempurna di dalam relasi-relasi sosial Rusia yang teramat kompleks pada peralihan abad ke-20. Bersandingkan dengan mode kehidupan feodal, semi-feodal, dan bahkan pra-feodal, muncul pabrik-pabrik yang paling moderen, yang dibangun dengan kapital Prancis dan Inggris dengan teknologi yang paling muktahir.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Minggu, 30 Desember 2012 05:29 |
|
“Pada tahun 1917, Rusia memasuki krisis sosial yang terbesar. Berdasarkan semua pelajaran sejarah, kita bisa mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa bila pada saat itu tidak ada Partai Bolshevik maka enerji revolusioner rakyat yang begitu besar itu akan tersia-siakan di dalam ledakan-ledakan sporadik, dan gejolak-gejolak besar itu akan berakhir dengan kediktaturan konter-revolusioner yang paling kejam. Perjuangan kelas adalah penggerak utama sejarah. Ia membutuhkan program yang tepat, partai yang kokoh, kepemimpinan yang dapat dipercaya dan berani – bukan pahlawan-pahlawan di dalam ruang gambar yang penuh dengan frase-frase revolusioner, tetapi kaum revolusioner yang siap berjuang sampai akhir. Inilah pelajaran utama revolusi Oktober.”—Trotsky.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Rabu, 26 Desember 2012 18:51 |
|
Kendati kecil, organisasinya primitif dan metodenya amatir, kontribusi besar dari Kelompok Emansipasi Buruh adalah menanam akar teori di dalam gerakan. Karena tidak ada jalan lain, kerja awal dari kelompok ini terbatas pada memenangkan satu dua, mendidik dan melatih kader-kader, dan menegaskan prinsip-prinsip fundamental Marxisme.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Rabu, 21 November 2012 21:15 |
|
Fenomena Narodnik Rusia (“populisme”) adalah konsekuensi dari keterlambatan kapitalisme Rusia. Membusuknya masyarakat feodal berlangsung lebih cepat daripada terbentuknya kaum borjuasi. Di bawah kondisi ini, sejumlah lapisan kaum intelektual, terutama kaum muda, pecah dari birokrasi bangsawan dan gereja. Mereka mulai mencari jalan keluar dari kebuntuan masyarakat Rusia ini.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Sony Prasetyo
|
|
Sabtu, 20 Oktober 2012 09:38 |
|
Ada begitu banyak pelajaran yang tidak habis digali dari peristiwa politik di Rusia pada tahun 1917, Revolusi Oktober . Lebih dari sembilan puluh tahun sudah peristiwa besar Oktober terjadi, peristiwa yang memimpin derap maju dan semangat kelas buruh di seluruh penjuru dunia, tidak hanya di seluruh negeri kolonial, tapi negara-negara majupun terpengaruhi olehnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Alan Woods
|
|
Kamis, 27 September 2012 20:39 |
“Pada tahun 1917, Rusia memasuki krisis sosial yang terbesar. Berdasarkan semua pelajaran sejarah, kita bisa mengatakan dengan penuh keyakinan bahwa bila pada saat itu tidak ada Partai Bolshevik maka enerji revolusioner rakyat yang begitu besar itu akan tersia-siakan di dalam ledakan-ledakan sporadik, dan gejolak-gejolak besar itu akan berakhir dengan kediktaturan konter-revolusioner yang paling kejam. Perjuangan kelas adalah penggerak utama sejarah. Ia membutuhkan program yang tepat, partai yang kokoh, kepemimpinan yang dapat dipercaya dan berani – bukan pahlawan-pahlawan di dalam ruang gambar yang penuh dengan frase-frase revolusioner, tetapi kaum revolusioner yang siap berjuang sampai akhir. Inilah pelajaran utama revolusi Oktober.”—Trotsky.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|