Sejarah
Islam dalam Tinjauan Madilog Cetak E-mail
Ditulis oleh Tan Malaka (1948)   
Rabu, 12 Oktober 2011 14:27

"...Tiap-tiap manusia itu adalah merdeka menentukannya dalam kalbu sanubarinya sendiri. Dalam hal ini saya mengetahui kebebasan pikiran orang lain sebagai pengesahan kebebasan yang saya tuntut buat diri saya sendiri buat menentukan paham yang saya junjung."

Selanjutnya...
 
Berhenti Mengeluh Cetak E-mail
Ditulis oleh Ted Sprague   
Jumat, 30 September 2011 11:33

Kita masih harus terus berjuang melawan propaganda kapitalis yang mencoreng kebenaran sejarah Indonesia. Namun ada bahaya kalau ini semua hanya menjadi ritual keluh-kesah tahunan, seperti kaum liberal dan sosial-demokrat yang hanya pandai mengeluh mengenai kekejaman kapitalisme namun impoten dalam menawarkan jalan keluar. Analisa mengenai G30S tidaklah lengkap kalau tidak disertai penawaran solusi revolusioner dan analisa yang bisa membawa kita lebih dekat ke kemenangan sosialisme.

Selanjutnya...
 
Pemberontakan Komunis 1926 Cetak E-mail
Ditulis oleh Tan Malaka (1948)   
Senin, 18 Juli 2011 17:05

Lebih dari dua puluh tahun -- bahkan sampai sekarang --  setelah pemberontakan PKI terhadap penjajah Belanda pada tahun 1926 yang menemui kegagalan besar dan menyebabkan dibantainya dan dipenjaranya ribuan kader-kader PKI, nama Tan Malaka kerap dihubungkan dengan insiden ini secara negatif. Dari yang menuduhnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan pemberontakan ini sampai yang mencibirnya sebagai pemimpin yang pesimis dan tidak mendukung pemberontakan rakyat. Berikut ini adalah tesis pembelaan dan pandangan Tan Malaka mengenai Pemberontakan PKI 1926, yang disadur dari "Thesis" karyanya pada tahun 1948. Pendeknya, Tan Malaka tidak setuju dengan pemberontakan tersebut karena ini bersifat avonturis dan pada akhirnya justru menyebabkan hancurnya satu generasi kader PKI, dimana semenjak kegagalan pemberontakan tersebut PKI de fakto hancur dan menghilang dari panggung politik selama lebih dari dua dekade. Menurut Tan Malaka, PKI saat itu harusnya tidak terprovokasi dan mundur untuk membangun kekuatannya supaya bisa menyerang pada saat yang tepat di hari depan. Kemampuan untuk bisa mundur secara teratur adalah sama pentingnya dengan kemampuan untuk bisa maju menyerang.

Selanjutnya...
 
Sejarah Revolusi Rusia. Bagian 3. Arti Slogan “All Power to the Soviets” Cetak E-mail
Ditulis oleh Jesus S. Anam   
Kamis, 27 Januari 2011 17:17

Revolusi Februari 1917 – yang telah berhasil menggulingkan rezim Tsar tua – tidak mampu menuntaskan salah satu tugas dari revolusi nasional-demokratik: reformasi tanah, membangun republik demokratis dan masalah kebangsaan. Revolusi ini bahkan tidak mampu memenuhi kebutuhan yang paling dasar dari massa – mengakhiri pembantaian imperialis dan memberi kesimpulan yang jelas mengenai perdamaian demokratis. Singkatnya, rezim Kerensky, dalam perjalanannya yang telah berlangsung sembilan bulan terbukti tidak mampu memenuhi kebutuhan yang paling dasar rakyat Rusia. Ini adalah fakta, dan hanya inilah memungkinkan Bolshevik mengambil alih kekuasaan dengan dukungan mayoritas rakyat yang paling menentukan.

Selanjutnya...
 
Sejarah Revolusi Rusia. Bagian 2. Kemenangan Bolshevisme Cetak E-mail
Ditulis oleh Jesus S. Anam   
Rabu, 22 Desember 2010 13:16

Upaya untuk mendiskreditkan Revolusi Oktober tidak pernah berhenti. Bahkan tidak ada sejengkalpun ruang kosong sebagai tempat untuk pemberhentian sejenak dari usaha pemalsuan catatan sejarah revolusi yang besar ini. Para penulis Barat, untuk meyakinkan publik dunia, telah membuat serangkaian catatan-catatan palsu mengenai Revolusi Oktober, membuat deskripsi yang memojokkan dan tidak faktual, yang mengatakan bahwa Revolusi Oktober tidak lebih dari sekedar kudeta – yaitu pengambil alihan kekuasaan oleh Partai Bolshevik dengan menggunakan metode persekongkolan.

Selanjutnya...
 
Sejarah Revolusi Rusia: Bagian I. Capaian Besar Revolusi Oktober Cetak E-mail
Ditulis oleh Jesus S. Anam   
Rabu, 24 November 2010 02:27

Revolusi Oktober 1917 merupakan peristiwa besar yang masih menempati garis depan dalam sejarah perubahan. Sampai sekarang, gaung revolusi ini masihlah mempengaruhi jalannya sejarah perjuangan kelas. Di Amerika Latin, Chavez, pemimpin Revolusi Bolivarian, dengan tegas mengutip Lenin dan Trotsky, dan menyerukan pembentukan Internasionale Kelima, sebagai penerus dari Internasionale Keempat (Trosky) dan Internasionale Ketiga yang merupakan hasil dari Revolusi Oktober. Kami sajikan tulisan dari kawan Jesus S Anam mengenai sejarah Revolusi Rusia, dengan bagian pertama yang mengupas pencapaian besar Revolusi Oktober.

Selanjutnya...
 
Alan Woods Tentang Revolusi Rusia - Bagian Kedua: “Trotsky Mempertahankan Tradisi-tradisi Leninisme yang Sejati” Cetak E-mail
Ditulis oleh Alan Woods   
Rabu, 01 September 2010 10:58

Dalam bagian kedua wawancara dengan Alan Woods oleh majalah Sudestada dari Argentina, Alan Woods menjelaskan peran Oposisi Kiri dan Leon Trotsky dalam melawan Stalin dan mempertahankan panji Revolusi Oktober. [Foto: Pemimpin utama dari Oposisi Kiri pada tahun 1927. Dari kiri ke kanan: baris depan, Leonid Serebriakov, Karl Radek, Leon Trotsky, Mikhail Boguslavsky dan Evgenli Preobrazhensky; berdiri, Christian Rakovsky, Yakov Drobnis, Alexander Beloborodov, dan Lev Sosnovsky]

Selanjutnya...
 
Alan Woods Tentang Revolusi Rusia - Bagian Pertama: “Kemunculan Stalin adalah Sebuah Proses yang Gradual” Cetak E-mail
Ditulis oleh Alan Woods   
Senin, 30 Agustus 2010 22:01

Alan Woods diwawancari oleh Sudestada, sebuah majalah bulanan seni, budaya, dan berita Argentina, tentang Revolusi Rusia dan degenerasi yang terjadi sesudahnya. Sebagaimana dijelaskan Alan, apa yang gagal di Rusia bukanlah sosialisme, melainkan sebuah karikatur birokratik dari sosialisme. Dalam bagian pertama ini, Alan bertutur mengenai bagaimana Stalin naik ke tampuk kekuasaan.

Selanjutnya...
 
Bagaimana Itu Terjadi Cetak E-mail
Ditulis oleh Natalia Sedova (1940)   
Sabtu, 28 Agustus 2010 11:39

Pada tanggal 20 Agustus 1940, seorang agen Stalin berhasil menyusup dan membunuh Leon Trotsky. Dengan ini, gerakan rakyat pekerja kehilangan seorang yang begitu besar jasanya dan perannya dalam sejarah. Berikut ini adalah tulisan Natalia Sedova, istrinya yang tercinta yang berada dengannya sampai akhir.

Selanjutnya...
 
Venezuela: Gerak Menuju Sosialisme (Bagian Satu) Cetak E-mail
Ditulis oleh Ady Thea   
Selasa, 10 Agustus 2010 11:13

Dua belas tahun sudah Revolusi Bolivarian berlangsung dengan gerak dialektikanya. Berbagai proses telah berlangsung dengan langkah maju dan langkah mundur. Namun Revolusi ini belumlah selesai. Berikut ini adalah bagian satu dari sejarah Revolusi Bolivarian dari El Caracazo sampai ke kudeta April 2002.

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

RocketTheme Joomla Templates