facebooklogocolour

Revolusi Nasional yang Tak Kunjung Selesai

revolusi nasionalKaum revolusioner dituntut untuk bisa memahami nasionalisme, bukan supaya kita bisa menjadi nasionalis yang lebih baik, tetapi supaya kita bisa menghindari perangkap nasionalisme, karena kaum revolusioner bukanlah nasionalis – dalam kapasitas apapun – tetapi seorang internasionalis.

Perspektif Awal untuk Perjuangan Pembebasan Nasional Papua

Aksi Papua 19 Sept 2016Tidak mudah untuk memberikan penilaian teoritik terhadap perjuangan pembebasan nasional Papua dengan situasi obyektifnya yang sangat spesifik dan kompleks. Tapi sudah menjadi tugas kaum revolusioner untuk memberikan penilaian teoritik yang tepat terhadap bentuk-bentuk baru perjuangan yang lahir dari kehidupan, sebagai panduan untuk aksi revolusioner.

Buruh dan Pilkada 2017

pilkadaDengan semakin dekatnya Pilkada serentak 2017, buruh dihadapkan dengan pertanyaan seputar keterlibatan mereka dalam "festival demokrasi" ini.

Revolusi Agustus dan Revolusi Permanen

Barisan Keamanan RakyatTujuh puluh satu tahun yang lalu, tepat pada tujuh belas Agustus, rakyat Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Peristiwa ini tidak hanya menandai pembentukan sebuah negara bangsa, tapi juga menandai sebuah perjuangan kelas di Indonesia.

Reshuffle Kabinet Jilid II dan Badai Krisis

jokowi reshuffle sri mulyaniAkhir bulan lalu Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle kabinetnya yang kedua. Reshuffle kali ini mengganti banyak posisi penting pemerintahan, terutama mengangkat Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan.

Perjuangan Demokratik: Tugas Penting Kaum Proletar

sita buku pkiPerjuangan demokratik merupakan bagian integral dari perjuangan kelas proletar. Tanpa adanya demokrasi, maka perjuangan kelas yang luas, bebas dan terbuka mustahil untuk dicapai. Tanpa adanya demokrasi, maka pendidikan, pelatihan dan pengorganisiran politik massa proletar mustahil untuk dilakukan.

“Pesta Rakyat UGM” dan Tugas Ke Depan Kaum Muda Revolusioner

Pesta Rakyat UGMPesta Rakyat UGM telah berhasil menghantarkan pukulan awal dan menunjukkan apa yang mungkin. Langkah selanjutnya adalah menggunakan momentum yang ada untuk melangkah lebih jauh, secara programatik dan juga secara organisasional. Secara programatik dengan terus menajamkan tuntutan yang diperjuangkan agar menghantarkan pukulan yang semakin telak pada landasan kapitalis dari sistem pendidikan yang ada; secara organisasional dengan memperkuat organisasi perjuangan mahasiswa.

May Day: Internasionalisme dan Persatuan Revolusioner

buruh kompasDalam konteks pergerakan Indonesia, kita dapati bahwa May Day yang berlangsung dalam tahun-tahun terakhir ini jauh dari semangat Internasionalisme proletarian, apalagi kesadaran akan perlunya Internasionale. Jikalau harus di pertanyakan kembali, apakah kita (masih) membutuhkan Internasionale? Jawabnya adalah iya, kita membutuhkan Internasionale.

Dari Serikat Buruh ke Partai Buruh

mogokPartai buruh masih akan memperjuangkan reforma-reforma bagi buruh di bawah kapitalisme, tetapi ini dilakukannya sebagai persiapan menuju revolusi sosialis. Lewat perjuangan sehari-hari, Partai buruh akan mempersiapkan kesadaran buruh untuk revolusi sosialis. Dari serikat buruh ke partai buruh, dan akhirnya ke perebutan kekuasaan secara revolusioner oleh kaum buruh. Inilah satu-satunya jalan bagi buruh.