facebooklogocolour

Siapa Pemenang dari Harga Minyak yang Rendah?

minyak turunDalam skenario kapitalisme apapun, rakyat pekerja tidak akan pernah menjadi pemenang. Kemenangan rakyat pekerja yang sejati hanya bisa dicapai ketika kekuatan ekonomi dan politik kelas kapitalis telah disita oleh kelas buruh, dan diletakkan di bawah sistem ekonomi terencana yang demokratis. Inilah yang sedang kita perjuangkan.  

Saya Menolak Hukuman Mati

menolak hukuman mati“Kapan para terpidana mati kasus narkoba itu akan dieksekusi?” tanya Badrun kepada orang-orang—termasuk kepada saya. Badrun, seorang sarjana hukum lulusan Unair, sepertinya ingin memancing diskusi tentang hukuman mati.

Drama Politik Polri-KPK Belum Usai: Apa Yang Harus Kita Lakukan?

KPKHari ini, melihat drama politik Polri-KPK, saya seperti sedang menonton pementasan drama-drama tragedi karya Shakespeare. Drama politik yang sedang dimainkan oleh para aktor bayaran berpengalaman ini sangat menegangkan, bahkan, lebih jauh, mirip sekali dengan pertunjukan tarian striptis, di mana para penari akan melepas lapisan persembunyiannya satu per satu.

Para Penjahat Saling Menangkap: Ironi Negara Demokrasi

Penjahat KorupsiPertarungan hukum-politik antara Budi Gunawan (BG), calon Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) pilihan Presiden Jokowi, dan Bambang Widjojanto, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sedang dijadikan tontonan oleh rakyat—tidak hanya oleh warga kota terpelajar saja, tetapi juga warga kampung yang cenderung buta politik.

Kapitalisme dan Permasalahan Negeri Ini

kpkHiruk pikuk pilpres telah berlalu. Dampak dari permasalahan pemerintahan semakin terasa. Rakyat semakin menderita atas kebijakan pemerintah yang dirasa tidak menguntungkan bagi mereka. Semua menyoroti pemerintahan Jokowi-JK dan memberikan ekspresi terdalam atas kekecewaan yang nampaknya tidak sesuai janji-janji di saat mereka mempromosikan diri bahwa merekalah yang pantas. BBM naik, sengketa KPK dan Polri, ditambah permasalahan negara lainnya yang belum tuntas membuat kepercayaan masyarakat tentunya semakin berkurang kepada pemerintah.

Bagaimana “Menyelamatkan” KPK

KorupsiKPK kembali menjadi ajang tarik menarik antara berbagai kepentingan. Kali ini usahanya untuk menjerat kandidat utama posisi Kapolri Budi Gunawan dibalas dengan kriminalisasi para petinggi KPK: ditangkapnya Bambang Widjojanto dan dilaporkannya Annan Pandu Praja, yang mana keduanya adalah Wakil Ketua KPK. Suasana tampak begitu tegang dan bahkan mencekam. Sampai-sampai Abraham Samad memohon pada Panglima TNI Jendral Moeldoko untuk mengirim Kopassus guna melindungi gedung KPK.

Marxisme Mereka dan Marxisme Kami (Penutup Kritik Masalah Pemilu 2014)

marx engelsKetika ketidakstabilan dan kebimbangan ideologi adalah fitur utama dalam gerakan, maka perjuangan ideologi ini harus dilakukan dengan tanpa belas kasihan. Semua harus dilucuti dengan tegas. Garis demarkasi yang jelas harus ditarik antara Marxisme kami dan Marxisme mereka, yang tidak lain adalah liberalisme (serta semua turunan mereka).

Editorial: Tahun Baru dan Cerita Lama Penindasan Kapitalisme

buruh kepaltanganSelama kita tidak merangkul sosialisme sebagai program kerja kita, sebagai batu penjuru dari semua kegiatan kita, maka kata “lawan” akan kehilangan makna revolusionernya dan hanya akan jadi frase kosong yang diulang-ulang sebagai penyejuk hati belaka. Selama kepemilikan pribadi (kapitalisme) masih berdiri tegak, maka setiap tahun baru hanya akan menjadi pengulangan cerita lama penindasan kapitalisme, yang awalnya adalah tragedi dan lalu menjadi lelucon.

Melayangkan Pandangan Kita Ke Depan, Menuju Pemenuhan Tugas Historis Kelas Buruh (Catatan Politik Akhir Tahun 2014)

ferguson riotSeratus lima puluh tahun yang lalu, seorang teoretikus politik, ekonomi dan sosial ternama pernah mengatakan bahwa perkembangan kapitalisme akan menghasilkan “akumulasi kekayaan di satu kutub, dan pada saat yang sama akumulasi kesengsaraan, penderitaan kerja, perbudakan, kebodohan, brutalitas, degradasi mental, di kutub yang lainnya.” Kutub yang pertama adalah kutub kaum kapitalis, sementara kutub yang kedua adalah kutub rakyat pekerja – buruh, tani, dan kaum miskin.