facebooklogocolour

Memahami Film Senyap dari Sudut Pandang Perjuangan Kelas (Sebuah Catatan)

senyapSejarah mengenal berbagai peristiwa kekejaman, kekerasan, dan berbagai bentuk pembunuhan-pembunuhan massal. Pembantaian Nankin di China, Peristiwa Holocaust di Jerman serta pembantaian suku Indian di Amerika, dll,. Bila kita tidak memahami dimana latar belakang sejarah bergerak, kita akan dibingungkan dengan berbagai peristiwa-peristiwa yang terjadi, seakan-akan semua ini bergerak secara kebetulan. Sejarah akan tampak hanya seperti serangkaian peristiwa-peristiwa penuh darah.

Krisis Berlanjut – Perjuangan Kelas Skala Dunia Sedang Dipersiapkan

Krisis EkonomiBegitu pula pada krisis 2008. Krisis ini tidak hanya menyeret perekonomian Amerika ke dalam jurang krisis melainkan juga menyeret Inggris dan Jepang. Sejumlah langkah intervensi moneter yang sebelumnya sudah dilakukan pada tahun 1929 diulangi kembali. Pihak otoritas keuangan memberikan program uang murah untuk mem-bailout para kapitalis yang sedang jatuh ini, berharap dengan membeli saham-saham yang sebelumnya sudah terjual mereka mampu mendongkrak perekonomian mereka kembali. Seperti Hegel yang sering berkelakar, bahwa sejarah mengulangi dirinya, pertama sebagai tragedi, kedua sebagai lelucon. Yah, ini adalah lelucon. Melainkan lelucon ini sering diulang-ulang bahkan pada periode yang sama tahun 1789, 1917, 1929 dan diulangi lagi pada 2008 maka lelucon ini sudah tidak bisa dianggap lagi sebagai lelucon, namun lebih tepat pada sebuah kekonyolan. 

Rencana Kenaikan BBM dan Kepura-puraan Borjuasi

bbm-habisYang dibutuhkan sekarang adalah merebut dari tangan kapitalis atas aset-aset yang dikuasainya. Meletakkannya di bawah kontrol demokratik kelas buruh. Ini adalah nasionalisasi. Kendati demikian, nasionalisasi ini berbeda dengan nasionalisasi kapitalis karena wataknya yang demokratik dan terencana. Inilah nasionalisasi sosialis yang berarti juga nasionalisasi mayoritas untuk mayoritas. Hanya dengan jalan inilah seluruh penghidupan rakyat pekerja akan terjamin.

Kaum Muda dan Marxisme

kaum mudaKapitalisme yang dalam tahapan tertingginya yakni Imperialisme  telah menghancurkan seluruh pengharapan tidak hanya bagi rakyat pekerja secara umum, namun juga lapisan-lapisan rakyat lain termasuk juga kaum muda. Pengangguran, kemiskinan, kelaparan adalah hasil dari tak terelakkan dari sistem ini. Kita dapat menjumpai di sekeliling kita, bahwa kemajuan teknologi, pembangunan infrastruktur-infrastruktur yang megah dan mewah, serta kemajuan di bidang-bidang yang lain bersanding bersama kemiskinan dari mayoritas luas rakyat pekerja.

TV One dan Metro TV: Pabrik ‘Kesadaran Palsu’ Pilpres

pilpres2014mediaSelama kampanye Pilpres, dengan terang-terangan, TVOne dan Metro TV telah memperlihatkan wajah aslinya; memperlihatkan bahwa mereka adalah alat produksi mental milik dua kelompok borjuis yang sedang melakukan kontestasi politik menuju kekuasaan. TVOne—bersama RCTI, MNC TV, dan Global TV—menjadi pabrik ilusi bagi kelompok Prabowo, dan Metro TV menjadi pabrik ilusi bagi barisan Jokowi.

Masa Depan Kita Setelah Pemilu

pilpres2014Namun, di tengah krisis kapitalis hari ini, reforma sudah tidak memungkinkan lagi, dan kalaupun mungkin diraih ini harus dimenangkan dengan metode-metode perjuangan yang semakin hari semakin militan. Kenyataan inilah yang akan mendikte perspektif ke depan bagi rejim yang berkuasa, entah itu Prabowo ataupun Jokowi. Mereka tidak akan punya ruang yang banyak untuk melakukan manuver ekonomi.

Apa ada Bahaya Fasisme di Indonesia?

prabowo kudaBerdasarkan pemaparan teoritik di atas mengenai bagaimana fasisme muncul dan berkembang, Militan dengan tegas akan mengatakan bahwa pada periode ke depan ini tidak ada bahaya fasisme di Indonesia ataupun bahaya kembalinya Orde Baru (rejim kediktatoran militer, periode reaksi gelap). Analisa ini keliru, dan justru kebijakan yang dicapai dari kekeliruan ini – yakni mendukung Jokowi dan “status quo demokrasi” – akan membuka jalan ke fasisme.

Pilpres 2014 dan Urgensi Pembentukan Partai Buruh

jokowi prabowoPemilu presiden yang akan digelar kembali menjadi ajang politik “dagang sapi”. Politik “dagang sapi” sudah menjadi style perpolitikan di Indonesia sejak runtuhnya Orde Baru karena memang sudah tidak ada lagi imajinasi lainnya yang bisa diperdagangkan oleh borjuasi kita.

Lawan Pemilu 2014, Bangun Partai Buruh!

buruh-kompasBerikut adalah pernyataan politik dari Militan mengenai pemilu 2014 hari ini. Kawan-kawan buruh dan muda revolusioner yang setuju dengan pernyataan ini, kami dorong untuk membawanya ke serikat-serikat buruh, organisasi-organisasi perjuangan, lingkaran-lingkaran diskusi, dan kelas-kelas politik dimana kalian berada untuk didiskusikan dan dijadikan langkah awal untuk membangun kekuatan buruh sebagai jalan keluar revolusioner dari kebuntuan yang ada.

Dua Kamp Borjuasi, Kebingungan Partai-partai Borjuasi dan Kebingungan Kiri Kita

Prabowo JokowiPemilu Presiden 2014 semakin dekat, dengan dua calon yang sudah dipastikan akan melenggang di kursi kepresidenan untuk lima tahun mendatang, yakni Jokowi bersanding dengan Jusuf Kalla, serta rivalnya Prabowo dan Hatta Rajasa. Mungkin ini adalah salah satu di antara Pilpres yang paling mendapatkan sorotan paling banyak di antara berbagai kalangan.