facebooklogocolour

Internasionalisme yang Terlupakan dalam Hari Buruh Internasional

Mari kita jadikan Hari Buruh Internasional ini sebagai pengingat akan pentingnya semangat dan ideologi internasionalisme dalam perjuangan buruh, dan hidupkan slogan “Buruh Sedunia Bersatulah” sebagai slogan yang riil dan nyata dalam perjuangan buruh.

Ahok, Nasionalisasi, dan MayDay “Joget”

Ahok kembali mengejutkan banyak orang, termasuk sejumlah Kiri yang memang lebih banyak terkejutnya daripada mampu melihat ke depan, ketika dia menyatakan mimpinya menjadi Presiden dan ingin menasionalisasi semua aset asing.

Migas Indonesia dan Imperialisme

Hari ini hampir 85% migas Indonesia ada di tangan asing. Kendati kekayaan migas yang besar, negeri kita tetap tidak mampu mensejahterakan rakyatnya. Banyak pihak, dari berbagai spektrum politik, yang hari ini mengutuk dominasi modal asing di sektor migas dan kebijakan migas pemerintahan Indonesia yang memungkinkan semakin kuatnya dominasi asing ini.

Korupsi dan Krisis Partai Borjuis

Tugas-tugas mengakhiri semua permasalahan negeri ini terletak di punggung kelas buruh sebagai garda depan bangsa. Mengganti semua institusi borjuis dengan institusi kelas buruh. Tidak ada ilusi bagi rakyat untuk perjuangan kembali pada demokrasi borjuis.

Nasionalisasi sebagai Solusi Banjir

Artikel berita dan opini mengenai banjir di Jakarta sudah menumpuk, dengan berbagai statistik, keluhan, dan himbauan. Akan menjadi pemborosan kertas – dan lebih penting lagi, waktu para pembaca – kalau kita lantas tenggelam pada pengulangan yang sama.

Menutup Tahun 2012, Tahun Penuh Perjuangan Buruh

Semua usaha harus dilakukan untuk menghubungkan perjuangan ekonomi dengan perjuangan politik, perjuangan sehari-hari dengan perspektif perebutan kekuasaan politik dan ekonomi. Tahun 2013 harus dibuka dengan komitmen ini, dan dengan ini kita akan melangkah lebih dekat ke realisasi slogan “Buruh Berkuasa Rakyat Sejahtera”.

Dari Perjuangan Reformis ke Perebutan Kekuasaan

Gelombang pemogokan yang dilakukan oleh buruh untuk menuntut penghapusan outsourcing dan kenaikan upah secara terus menerus mengisi headline koran-koran nasional dan lokal. Tidak tanggung, buruh sedikitnya telah menggelar beberapa kali demontrasi besar dengan massa yang tidak sedikit di beberapa kota dan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pungli, Korupsi dan Upah Buruh

Biaya produksi di Indonesia sangat murah karena, tidak seperti Amerika atau negara-negara Barat lainnya, para pengusaha di sini tidak perlu memperhatikan berbagai undang-undang, yang kalau dipenuhi semuanya akan memakan biaya yang besar. Pengabaian ini dapat dibeli dengan suap, dengan apa yang disebut biaya siluman. Bagi buruh, oleh karenanya, memerangi korupsi berarti memerangi pengabaian hukum dan penginjak-injakan hak buruh.

Masalah Milisi Pertahanan Buruh

Kebencian kaum buruh terhadap preman-preman bayaran dan elemen-elemen fasis reaksioner harus diberikan sebuah ekspresi yang terorganisir. Untuk mempertahankan keutuhan organisasi buruh dan keamanan pertemuan-pertemuan buruh, maka milisi pertahanan buruh haruslah mulai diorganisir.