facebooklogocolour

Lawan Kenaikan BBM dengan Mogok Umum

tolak kenaikan bbmKenaikan harga BBM ini hanya bisa dipatahkan dengan aksi mogok nasional, yang tidak hanya melibatkan buruh terorganisir tetapi juga buruh tak-teorganisir. Inilah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh kelas penguasa. 

Gelembung Spekulasi Startup Tech Akhirnya Meletus

gabunganPerusahaan-perusahaan rintisan ini bisa menjamur di mana-mana karena ditopang oleh uang murah. Untuk menanggulangi krisis kapitalisme, pemerintah di mana-mana menerapkan kebijakan uang murah (terutama quantitative easing serta suku bunga yang hampir mencapai nol). Kebijakan uang murah ini bukannya menghasilkan investasi yang produktif, seperti yang diharapkan oleh para pembuat kebijakan, tetapi digunakan untuk spekulasi dan untuk menopang perusahaan-perusahaan yang seharusnya bangkrut. 

Inflasi dan Rezim yang Krisis

demo mahasiswa 11 april 2022

Dalam situasi krisis kapitalisme kesadaran bisa dengan cepat berubah. Apa yang hari ini mereka bisa terima, bisa menjadi kebalikannya. Semua tanda-tanda pergolakan revolusioner ada di mana-mana di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Tugas kaum revolusioner adalah mempersiapkan dirinya secepat mungkin membangun organisasi untuk perang kelas di masa depan.

Dimensi Sosio-Ekonomi dari Bencana Alam di NTT

banjir bandang ntt minBila ada satu hal yang bisa kita semua pelajari dari pandemi Covid-19, tidak ada bencana yang murni alam. Dimensi ekonomi dan sosial memainkan peran penting dalam menentukan lapisan mana yang paling terdampak. Kesiapan dan ketangguhan seseorang dalam menghadapi bencana, serta kemampuannya untuk lalu pulih darinya, ditentukan oleh faktor-faktor sosio-ekonomi. Tingkat penularan dan kematian akibat Covid-19 misalnya berbanding terbalik dengan tingkat pemasukan seseorang. Bencana alam hanya mengungkapkan dengan lebih terbuka ketimpangan-ketimpangan sosial yang sudah mengakar. Begitu juga dengan banjir bandang di NTT, yang hanya mengungkapkan kemiskinan dan ketertinggalan parah yang telah dialami oleh rakyat NTT selama bergenerasi.

Mimpi Universal Basic Income yang tak Kunjung Tiba

bltKrisis overproduksi telah membuat perekonomian tidak berjalan dan PHK besar-besaran terjadi. Untuk mengatasi masalah tersebut, banyak sekali solusi yang ditawarkan baik oleh ekonom borjuis maupun kaum kiri. 

Salah satu yang digagas oleh kaum kiri Indonesia (yang direpresentasikan oleh Budiman Sujatmiko) adalah Universal Basic Income. Tapi, apakah solusi ini menjawab persoalan? Temukan jawabannya dalam artikel berikut ini.

Di Tepi Resesi

recessionBertahun-tahun yang lalu kelas pekerja telah membayar krisis dengan penghematan, dan sekarang mereka akan diminta kembali membayar krisis yang dipercepat oleh pandemi ini.

Beban krisis ini akan dialihkan kepada rakyat pekerja dengan meningkatkan pajak, menarik subsidi, sampai mereformasi hukum anti-pekerja.

Selengkapnya, silakan baca dalam tulisan berikut. 

Siapa yang harus membayar untuk krisis pandemi korona?

fixed coronaSebagian besar paket ekonomi pandemi ini adalah untuk perusahaan-perusahaan, dan hanya sedikit untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan bantuan langsung ke rakyat pekerja yang kehilangan mata pencaharian mereka.

Bukan hanya itu, setelah pandemi ini berlalu, dengan satu cara atau cara lain, pemerintah di seluruh dunia akan berusaha membebankan biaya krisis ini pada rakyat. Lalu, apa yang harus kita lakukan? Simak selengkapnya dalam artikel berikut. 

Bergabunglah dengan Perhimpunan Sosialis Revolusioner!

Form Pendaftaran

Form by ChronoForms - ChronoEngine.com