facebooklogocolour

Reportase Awal Mogok Nasional 3 Oktober

Berikut adalah reportase awal aksi-aksi buruh pada Getok Monas, yang dikumpulkan dari berbagai sumber media massa, jejaring sosial, dan beberapa pengamatan dari lapangan oleh sejumlah kamerad Militan. Luar Biasa! Tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan suasana kemarin. Buruh turun ke jalan dan mogok se-Indonesia. Mogok umum nasional yang pertama dalam setengah abad sungguh tidak mengundang kekecewaan apapun dalam pengharapannya sebagai satu titik balik historis dalam gerakan buruh Indonesia.

Editorial: Selamat Hari Buruh

Kami, dari segenap organisasi Militan Indonesia, mengucapkan Selamat Hari Buruh kepada kaum buruh Indonesia. Ini adalah hari yang menggembirakan bagi kita semua karena pada saat yang bersamaan jutaan kaum buruh sedunia turun ke jalan bersolidaritas dan menunjukkan ke seluruh dunia: kami masih ada di sini, dan kami masih terus berjuang. Yah, setiap hari profesor-profesor dan pakar-pakar bayaran kaum kapitalis terus berteori bahwa sudah tidak ada lagi kelas buruh. Namun tiap tahunnya kita buruh terus turun ke jalan pada tanggal 1 Mei untuk merayakan Hari Buruh. Dengan kehadiran kita yang nyata, teori-teori para tuan-nyonya cerdas ini terhempas ke tong sampah sejarah.

Gelombang Massa Menghadang Naiknya BBM

Demonstrasi yang terjadi hari ini adalah gejala umum dari krisis kapitalisme. Krisis ini akan menjadi lebih dalam. Dan kaum borjuis tidak memiliki jalan keluar. Setiap usaha untuk mengembalikan keseimbangan ekonomi hanya untuk merusak keseimbangan sosial dan politik. Gejolak baru sedang disiapkan. Besok atau lusa akan ada gejolak baru.

Hari Perempuan Sedunia - Harinya Perempuan Buruh

Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) adalah harinya perempuan buruh sedunia, hari munculnya solidaritas internasional kaum buruh perempuan dalam rangka membangun kekuatan politik perempuan sebagai bagian integral dari cita-cita revolusi proletar. Hari Perempuan Sedunia tidaklah mengandung makna emansipasi sempit, atau kategori dangkal yang sering digembar-gemborkan oleh para aktifis feminis liberal. Hari Perempuan Sedunia memiliki arti yang dalam dan revolusioner, yakni bergeraknya kaum buruh perempuan untuk menumbangkan kapitalisme yang menindas mereka.