facebooklogocolour

Berita-berita perjuangan rakyat pekerja dalam membangun sosialisme sedunia


Revolusi Iran - Sejarah dan Hari Depannya

Bukuini mewakili sebuah kontribusi yang penting bagi pemahaman kita tentang revolusi Iran. Pengarang mempunyai segala hal yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugasnya, merupakan seorang partisipan yang menonjol dan berpengalaman dalam gerakan Marxis dan gerakan buruh di Pakistan, dengan hubungan lama yang dijalin dengan Iran maupun Afghanistan. Karyanya ini akan berguna terutama di Barat dimana disitu dipercaya secara universal bahwa revolusi tahun 1979 adalah sebuah gerakan fundamentalis Islam yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini yang mendorong Iran kembali ke abad ke-6. Pandangan ini telah disebarluaskan dengan baik oleh yang berkuasa, yang memiliki sebuah vested interest dalam mendiskreditkan ide dasar revolusi dalam pikiran kelas pekerja di Barat. Hal seperti itu, dalam kenyataannya, adalah sebuah kebohongan yang keji.

Selengkapnya...

Revolusi Iran - Sejarah dan Hari Depannya - Bab VII - Perspektif Iran

Rezim kontra-revolusi Khomeini telah mendapat basis sosial pada kaum borjuis kecil dan proletar kelas bawah. Lapisan ini memiliki kepentingan material dalam mendukung rezim. Mereka menduduki properti milik mantan kroni Shah yang melarikan diri ke luar negeri, tidak lagi membayar sewa dan bunga gadai ke bank dan lain-lain. Khomeini juga mendapat dukungan berjuta rakyat miskin dari kelas pekerja yang datang dari pelosok desa menuju ke kota demi pekerjaan. Mayoritas mereka bekerja di sektor konstruksi dengan kondisi yang menyedihkan. Melalui Komiteh (komite revolusioner) yang muncul setelah pergolakan, rezim mulai mendis­tribusikan obat-obatan dan sandang terhadap para buruh, dan menyediakan tempat berteduh bagi mereka berupa masjid-masjid.

Selengkapnya...

Revolusi Iran - Sejarah dan Hari Depannya - Bab VI - Ekonomi Kontra Revolusi

Setelah revolusi terjadi, para mullah menjanjikan rakyat sebuah akhir eksploitasi. Mereka menegaskan bahwa keadilan hanya mungkin terwujud apabila Iran kembali ke warisan Islam yang murni, sebagaimana model Ummah di Arab abad ke-7. Partai Islam Republik (PIR) mempoklamirkan tujuannya berupa Islamisasi masyarakat, berupa penelusuran kembali nilai-nilai budaya Islam, menurunkan ketergantungan Iran atas pendapatan minyak bumi, menaikkan standar hidup populasi umum dan mengurangi ketidakadilan yang menjiwai karakteristik pembeda dari rezim pendahulunya. Dalam dua puluh tahun sejak para mullah yang fundamentalis membentuk pmerintahan, Iran sekedar memetik keberhasilan yang terbatas dalam mencapai tujuan ekonominya dan hal ini telah mengobarkan ketidakpuasan di seluruh penjuru Iran.

Selengkapnya...

Venezuela Enam Tahun Setelah Kudeta April 2002

 

Enam tahun setelah kudeta terhadap pemerintahan Chavez yang terpilih secara demokratis dikalahkan oleh mobilisasi massa yang luar biasa, kontradiksi-kontradiksi di dalam revolusi Venezuela revolusi semakin menajam. Revolusi ini harus maju sampai garis akhir dan menghancurkan kekuatan oligarki, atau kelas oligarki akan melakukan konter-revolusi dan akhirnya menghancurkan gerakan Bolivarian.

Selengkapnya...

Honduras: Pemerintah Menggunakan Kekerasan – Insureksi di Lingkungan-Lingkungan Tempat Tinggal Buruh

Kemarin pagi (22/9) pasukan polisi dan tentara secara brutal menyerang ribuan pendukung presiden Mel Zelaya dan mengusir mereka dengan kekerasan dari pelataran kedutaan besar Brazil di ibukota Tegucigalpa. Akan tetapi, represi brutal ini tidaklah menghancurkan semangat rakyat pekerja Honduras untuk melawan kudeta. Mengikuti kepemimpinan yang diberikan oleh Front Perlawanan Nasional, demo-demo massa dan barikade-barikade dibentuk di semua lingkungan tempat tinggal buruh dan di kota-kota besar di seluruh negeri.

Selengkapnya...