facebooklogocolour

Venezuela Telah Membentuk Pasukan Milisi Rakyat

Pada tanggal 13 April lalu, ratusan ribu orang memadati jalan raya Bolivar, yang terletak di tengah kota Caracas, Venezuela. Mereka memperingati 8 tahun kudeta yang dilakukan kelompok borjuis terhadap pemerintahan demokratis di bawah kepemimpinan Chavez pada tahun 2002. Namun yang berkumpul bukan hanya massa rakyat biasa. Di tengah-tengah kerumunan terdapat barisan massa rakyat yang memakai seragam hijau dengan memegang senjata AK-47 yang terkenal tangguh dan tahan banting di medan perang.

Untuk Internasionale Kelima

kongrespsuvPada bulan November tahun lalu, Chavez menyerukan pembentukan Internasionale Kelima sebagai sebuah organisasi internasional untuk melawan kapitalisme dan membawa sosialisme. Seruan ini telah memulai sebuah diskusi yang hangat di dalam gerakan kiri. Setelah keruntuhan empat Internasionale yang dibangun oleh Marx, Engels, Lenin, dan Trotsky, belum ada lagi sebuah organisasi international yang menyatukan rakyat pekerja sedunia. Apakah sikap yang harus diambil oleh kaum revolusioner di Indonesia dan seluruh dunia? Berikut ini kami terbitkan sebuah keputusan dari IMT yang isinya kami dukung sepenuhnya: yakni untuk berpartisipasi dalam seruan ini.

Chávez di Kopenhagen: Kita Membutuhkan sebuah Revolusi Dunia

Dalam sebuah rapat umum yang diorganisir oleh beragam serikat buruh, organisasi politik, dan kampanye solidaritas (termasuk Hands Off Venezuela), lebih dari 3000 orang di Kopenhagen mendengarkan Presiden Hugo Chávez dengan tepat menggarisbawahi bahwa sebuah revolusi sosialis adalah solusi satu-satunya bagi persoalan-persoalan umat manusia.

Honduras: Republik Pisang dan Kudeta

Semenjak kudeta yang diluncurkan oleh elit politik, bisnis, dan pihak militer di Honduras bulan Juni lalu, dimana Presiden Jose Manuel Zelaya dipaksa turun dari jabatannya, media internasional telah dipenuhi dengan berita bahwa kudeta ini dilakukan karena Zelaya ingin merubah konstitusi secara tidak demokratis untuk memperkuat kekuasaannya. Tuan-tuan dan nyonya-nyonya pemilik modal di Honduras digambarkan sebagai pembela demokrasi yang siap melakukan apapun untuk melawan kediktaturan Zelaya ini. Akan tetapi, apakah yang sebenarnya terjadi di “Republik Pisang” Honduras ini?

Kongres Luar Biasa Pertama PSUV – Chavez Menyerukan Pembentukan Internasionale Kelima

Pada hari Sabtu 21 November, Kongres Luar Biasa Pertama Partai Persatuan Sosialis Venezuela (PSUV) dimulai dengan dihadiri oleh 772 delegasi yang berbaju merah. Mayoritas adalah buruh, tani, dan kaum muda, yang dipilih oleh sekitar 2,5 juta anggota (total anggota terdaftar adalah 7 juta!). Atmosfer di dalam kongres ini dipenuhi dengan antusiasme dan harapan. Chavez menyerukan pembentukan Internasionale Kelima untuk menyatukan perjuangan melawan kapitalisme, dan dengan melambaikan buku Lenin Negara dan Revolusi dia mengatakan bahwa Negara Kapitalis yang masih ada di Venezuela harus dihancurkan dan digantikan dengan Negara Buruh yang baru.

Venezuela Enam Tahun Setelah Kudeta April 2002

 

Enam tahun setelah kudeta terhadap pemerintahan Chavez yang terpilih secara demokratis dikalahkan oleh mobilisasi massa yang luar biasa, kontradiksi-kontradiksi di dalam revolusi Venezuela revolusi semakin menajam. Revolusi ini harus maju sampai garis akhir dan menghancurkan kekuatan oligarki, atau kelas oligarki akan melakukan konter-revolusi dan akhirnya menghancurkan gerakan Bolivarian.

Honduras: Pemerintah Menggunakan Kekerasan – Insureksi di Lingkungan-Lingkungan Tempat Tinggal Buruh

Kemarin pagi (22/9) pasukan polisi dan tentara secara brutal menyerang ribuan pendukung presiden Mel Zelaya dan mengusir mereka dengan kekerasan dari pelataran kedutaan besar Brazil di ibukota Tegucigalpa. Akan tetapi, represi brutal ini tidaklah menghancurkan semangat rakyat pekerja Honduras untuk melawan kudeta. Mengikuti kepemimpinan yang diberikan oleh Front Perlawanan Nasional, demo-demo massa dan barikade-barikade dibentuk di semua lingkungan tempat tinggal buruh dan di kota-kota besar di seluruh negeri.

Mel Zelaya Kembali ke Honduras! Sekarang Aksi Massa Dibutuhkan Untuk Menumbangkan Kudeta!

Hari Senin lalu (21/9), baru dikonfirmasikan bahwa Mel Zelaya ada di ibukota Tegucigalpa. Dia menyerukan kepada rakyat untuk turun ke jalan dan melindungi dia. Rakyat merespon dengan jumlah puluhan ribu. Beberapa jam ke depan adalah waktu yang menentukan. Perimbangan kekuatan ada di sisi rakyat. Mereka bisa mengantarkan pukulan terakhir terhadap rejim kudeta ini dan memulai membangun rejim politik yang berdasarkan organisasi massa.

Venezuela: Satu tahun setelah nasionalisasi SIDOR - Perjuangan untuk kontrol buruh berlanjut

Satu tahun yang lalu Pabrik SIDOR dinasionalisasi. Sejak saat itu telah terjadi pertarungan berkelanjutan antara para pekerja yang ingin mengimplementasikan kontrol buruh yang sejati dan elemen-elemen yang sedang melakukan segala cara yang memungkinkan untuk menggagalkan pembentukan "perusahaan sosialis" ini. Ini merupakan bagian dari perjuangan umum antara revolusi dan reformisme dalam gerakan buruh Venezuela.

Kalahkan kudeta militer reaksioner di Honduras – Mobilisasi Massa di jalanan dan adakan pemogokan umum!

Kudeta yang baru terjadi di Hoduras sekali lagi memperjelas fakta bahwa bahkan reformasi ringan dalam sistem kapitalisme tak dapat ditoleransi oleh kaum oligarki lokal di Amerika Latin dan para majikan imperialisnya. Namun Venezuela mengajarkan kalau massa dimobilisasi, reaksi dapat dihentikan. Kinilah saatnya untuk memobilisasi kekuatan penuh kaum buruh dan kaum miskin Honduras.