facebooklogocolour

Bhagat Singh, Menemukan Kembali Warisan Perjuangannya

Pada 23 Maret 1931, seorang pemuda berusia 23 tahun, Bhagat Singh, ikon revolusioner legendaris dalam perjuangan kemerdekaan rakyat anak benua India (sebelum India dan Pakistan dipecah oleh Inggris – Ed.), dan kawan-kawan seperjuangannya, Sukhdev Thapar dan Shivaram Rajguru, digantung di penjara pusat di Lahore.

Marxis Menang Pemilu di Pakistan, di Tengah Kegelapan Taliban

Di tengah semua kekuatan gelap itu, ada secercah cahaya yang muncul. Kamerad Ali Wazir, seorang Marxis dari The Struggle, yakni seksi Pakistan dari International Marxist Tendency (IMT), memenangkan pemilu di Waziristan Selatan.

Kongres ke-32 Kaum Marxis Pakistan, sebuah Langkah Maju bagi Gerakan Sosialis Asia

Berikut ini kami sajikan laporan dari Kongres ke-32 dari The Struggle, sebuah organisasi Marxis di Pakistan yang merupakan seksi dari International Marxist Tendency (IMT), yang dihadiri lebih dari 2500 kamerad. Kongres akbar ini menunjukkan kekuatan Marxisme di tengah kegelapan reaksioner rejim Pakistan, dimana gagasan Marx, Engels, Lenin, dan Trotsky dapat dibangun bahkan di tengah situasi yang teramat sulit.

Tiongkok: Sedang bergerak ke mana?

Kaum kapitalis di dunia maju, pada satu sisi, luar biasa gembira atas restorasi kapitalis di Tiongkok, sementara pada saat yang sama mereka dibuat cemas oleh klas penguasa birokratik Tiongkok yang tidak mengizinkan mereka menjarah Tiongkok habis-habisan. Konflik-konflik mereka tidak berwatak ideologis, tapi disebabkan oleh persaingan di pasar, investasi, dan antagonisme perdagangan.

Peran yang Dimainkan Negara dalam Pembangunan Kapitalisme di Jepang

Pandangan klasik tentang bagaimana kapitalisme berkembang adalah di dalam masyarakat feodal suatu kelas timbul, yang terdiri dari para pedagang, bankir, para industrialis awal, yakni burjuasi, dan  bahwa supaya klas ini mampu mengembangkan potensi penuhnya sebuah revolusi burjuis diperlukan untuk mematahkan batas-batas yang diimposisikan oleh aristokrasi feodal bertanah. Itulah bagaimana hal-ihwalnya berkembang, kurang lebih, di negeri-negeri seperti Prancis dan Inggris, tapi tidak di Jepang.

Pakistan yang Lain

Ada Pakistan yang lain, yakni Pakistannya kaum buruh dan tani, Pakistan dengan tradisi sosialismenya Bhutto pada tahun 1960-70. Pakistan hari ini, yang penuh dengan kesengsaraan dan keterbelakangan, penuh dengan terorisme dan Islam fundamentalisme, adalah hasil dari kebuntuan kapitalisme.

Revolusi dan Konter Revolusi di Thailand

Gejolak sosial dan politik di Thailand mencapai klimaksnya dengan pembentukan barikade di Bangkok pada awal Maret 2010, dimana puluhan ribu demonstran kaos-merah menduduki area pusat Bangkok. Dua bulan perjuangan yang sengit berakhir dengan serangan militer pada tanggal 19 Mei yang akhirnya berhasil menghancurkan basis kamp Kaos Merah. 85 orang mati dan ribuan lainnya terluka. Ofensif konter revolusioner meraih kemenangan, tetapi Thailand tidak akan pernah sama lagi. Sebuah perang kelas telah dimulai. Di Rajprasong, mereka bernyanyi: “Ini adalah perang kelas yang akan menyapu otokrasi”. Berikut ini adalah analisa yang ditulis pada hari penyerangan militer terhadap kamp kaos merah (19/5).

Partai Komunis Nepal Mengakui Peran Leon Trotsky

Musim panas ini, Percikan Merah (Rato Jhilko), sebuah majalah Partai Komunis Nepal memuat sebuah artikel oleh Baburam Bhattarai, yang mengatakan bahwa “Trotskisme sudah menjadi lebih relevan daripada Stalinisme dalam memajukan perjuangan kaum proletar”. Ini adalah hasil dari pengalaman sejarah yang konkrit, yang telah menguak karakter Stalinisme yang sesungguhnya dan membenarkan gagasan-gagasan Leon Trotsky mengenai Revolusi Permanen, terutama di Nepal.

Tragedi Myanmar

Pada bulan September, ratusan ribu rakyat Myanmar turun ke jalan untuk menentang rejim militer Myanmar, salah satu rejim paling brutal di Asia. Berikut ini adalah analisa politik dan sejarah Myanmar yang menjadi latar belakang dari gejolak sekarang ini. (Diterjemahkan dari The tragedy of Myanmar, September 27, 2007)

Serangan udara AS dan Inggris dimulai - Lawan perang imperialis di Afghanistan!

Serangan bom terhadap Afghanistan telah dimulai. Negara terkuat dan terkaya di dunia, Amerika Serikat, tengah membom salah satu negara termiskin di planet ini. Dan Inggris, seperti biasanya, bersikap seperti hewan peliharaan yang taat pada imperialisme AS. Betapapun mereka berusaha untuk menutupinya, perang ini bukanlah soal “keadilan” ataupun “melawan terorisme”. Tujuan yang sesungghunya dari perang ini adalah untuk meneror rakyat di negara-negara bekas jajahan, untuk mengintimidasi mereka agar mereka menerima kehendak negara-negara yang kaya dan kuat. Ini adalah sebuah peringatan: ‘anda turuti perkataan kami, atau anda akan mendapatkan bom!’

Bergabunglah dengan Perhimpunan Sosialis Revolusioner!

Form Pendaftaran

Form by ChronoForms - ChronoEngine.com