facebooklogocolour

 

Tuan Mir-Hossein Mousavi,

Banyak kaum muda Iran yang telah berpartisipasi di dalam pilpres ke sepuluh “Republik Islam” dan memilih anda sebagai kandidat pilihan mereka. Tetapi ini adalah pilihan yang terpaksa. Ini karena semua kandidat presiden di dalam pilpres ini (empat orang), termasuk anda, kenyataannya telah dipilih oleh Majelis Wali (Guardian Council). Tidak diragukan kalau pilpres ini adalah bebas dari permulaan, maka kandidat-kandidat dari sektor-sektor berbeda di dalam masyarakat, termasuk perwakilan buruh (seperti Mansour Osanloo yang hari ini ada di belakang jeruji karena membela kebebasan dan hak untuk membentuk serikat buruh independen) dapat berpartisipasi, dan suara rakyat pekerja dan kaum muda akan menjadi miliknya dan bukan menjadi milik orang-orang macam anda.

Pertanyaan pertama yang dilontarkan untuk anda oleh kaum muda, yang hari ini sedang diintimidasi dan diancam oleh pemerintah Ahmadinejad, adalah ini: mengapa anda tidak memprotes pilpres yang tidak demokratis ini dari permulaan? Tidakkah anda ketahui bahwa sebuah pemilu dimana hanya empat dari 400 orang dipilih oleh Majelis Wali dan ribuan kaum oposisi yang menentang pemerintahan kapitalis ini ditindas, diintimidasi, atau dipenjara, dan oleh karena itu tidak bisa berpartisipasi, adalah sebuah pemilu yang tidak demokratis? Bila anda yang terpilih dan bukan Ahmadinejad, apakah anda akan tetap diam terhadap masalah ini? Jelas sekali kalau satu-satunya alasan anda sekarang menuntut sebuah pilpres yang demokratis adalah karena sekarang anda telah menjadi korban penindasan ini? Apakah prinsip demokrasi tidak berarti sama sekali untuk anda?

Di dalam pertanyaan kepada rakyat, anda menulis: “Tindakan-tindakan yang kita saksikan dalam beberapa hari belakangan ini tidak pernah terjadi di dalam Republik Islam sebelumnya”.

Apakah anda benar-benar percaya kalau ini adalah pertama kalinya kita menyaksikan represi dari Republik Islam Iran? Tuan Mousavi, 30-tahun sejarah Republik Islam Iran penuh dengan tindakan represi seperti ini. Kita tidak perlu melihat jauh ke belakang. Bulan lalu (pada May Day), sekitar 2000 buruh berkumpul di Taman Laleh untuk merayakan May Day dengan damai. Sebelum upacara ini dapat dimulai, teman-teman lamamu, polisi berbaju sipil, menyerang para buruh ini dan menangkap lebih dari 150 buruh tanpa pembenaran hukum. Beberapa dari mereka masih ada di penjara. Sebelumnya, sebagian besar pemimpin Serikat Buruh Vahed ditangkap dan dipukuli, karena mereka ingin membentuk sebuah serikat buruh yang independen. Apakah anda ingat serangan terhadap mahasiswa dan perempuan pada tahun lalu? Apakah anda ingat pemecutan aktivis-aktivis buruh di Kurdistan? Apakah anda mengetahui peristiwa-peristiwa belakangan ini di dalam gerakan sosial? Bila anda tahu (dan sebagai seorang kandidat presiden, anda pasti tahu) mengapa anda diam saja mengenai tindakan-tindakan yang tidak demokratis ini? Dan mengapa anda mengatakan bahwa penindasan terhadap anda adalah “pertama kalinya di dalam sejarah Iran”? Alasan mengapa anda lupa adalah jelas, karena anda juga turut serta dalam mengambil keputusan tindakan-tindakan non-demokratis tersebut, atau anda tidak keberatan.

Di dalam pernyataan ini, anda menulis: “Kita, sebagai rakyat yang mematuhi sistem Republik Islam dan Konstitusi, melihat prinsip velayat-e faghih (Wali Yuris Islam) sebagai salah satu pilar dari sistem ini dan melakukan aktifitas politik [kita] di dalam kerangka ini.”

Tuan Mousavi, pertanyaan yang dilontarkan pada anda oleh kaum muda adalah ini: Apa yang terjadi bila penyebab dan arsitek utama dari kecurangan pemilu dan represi baru-baru ini adalah velayat-e faghih? Bagaimana anda bisa meluruskan kontradiksi antara kata-kata dan perbuatan anda? Dengan posisi Khamenei yang mendukung Ahmadinejad, dan pengumumannya yang prematur dan ilegal bahwa Ahmadinejad memenangkan pilpres, sekarang sudah bukan rahasia lagi bagi semua orang, termasuk anda, bahwa vali-e faghih sendiri (Khamenei) adalah orang yang menyebabkan semua ini. Bagaimana anda bisa menulis surat pengaduan kepada orang yang melakukan kejahatan ini dan mengharapkan dia untuk menyelidiki kejahatan tersebut? Di dalam pendapat kaum muda yang memilih anda, tindakan anda ini adalah lelucon. Bagaimana anda bisa, di satu pihak, memuji velayat-e faghih, dan di lain pihak, menuntut demokrasi di Iran? Kedua posisi ini jelas-jelas bertentangan. Menghancurkan velayat-e faghih akan membuat tercapainya demokrasi di Iran.

Tuan Mousavi, anda meminta sebuah ijin legal untuk mengadakan sebuah demo pada tanggal 15 Juni 2009. Ijin ini tidak diberikan kepada anda dan staf kampanye anda segera membatalkan demo ini. Tentu saja, setelah anda melihat bahwa situasi telah menjadi lepas kendali dan rakyat tidak akan menerima pembatalan demo ini, anda kemudian berpartisipasi di dalam demo ini untuk menenangkan rakyat. Pertanyaan yang dilontarkan oleh kaum muda kepada anda adalah ini: mengapa anda tidak mendeklarasikan diri anda sendiri sebagai presiden yang dipilih oleh mayoritas rakyat? Tidakkah anda percaya bahwa anda mendapatkan suara mayoritas? Dan mengapa anda tidak menyerukan kepada rakyat untuk mengadakan demo terus-menerus sampai kecurangan pemilu ini diselidiki? Tuan Mousavi, anda tidak bisa duduk di atas pagar selamanya. Anda harus berpihak pada rakyat yang telah memilih anda atau berpihak pada vali-e faghih (dan aparatus negara yang represif). Melayani rakyat berarti anda harus memutuskan hubungan anda dengan seluruh aparatus negara. Ini karena pemerintahan Iran sekarang telah kehilangan legitimasinya di antara kaum muda Iran.

Anda mengatakan: “Saya, pelayan kalian, dengan empati dan sekali lagi, menyarankan kalian untuk meneruskan oposisi sipil dan legal kalian dengan damai dan menahan diri dari kekerasan.” Tuan Mousavi, apakah anda tahu bahwa pada demo kemarin tujuh dari pendukung anda dibunuh dan sejumlah lainnya terluka oleh peluru pengendara motor hezbollahi? Apakah anda ingin mengejar para kriminal ini melalui proses legal? Apakah pemerintah Iran atau jaksa agung Tehran yang akan menuntut dan menghukum para kriminal ini? Bila anda membuat klaim semacam ini, maka sebagian besar dari pendukung muda anda yang turun ke jalan kemarin akan menertawai anda dengan keras! Anda, seseorang yang sudah menjadi bagian dari kelas penguasa Iran selama 30 tahun dan pernah menjadi Perdana Mentri Iran (1981-1989), bahkan tidak dapat membela hak anda sekarang. Apa yang dapat anda lakukan untuk para pendukung anda yang, di bawah perintah Menteri Intelijen dan restu vali-e faghih, dibunuh di jalan-jalan kemarin?

Tuan Mousavi, jelas kalau massa rakyat, yang mendukung anda atau yang menentang anda, mengambil bagian di dalam demo-demo. Tidak ada yang datang ke demo-demo ini dengan maksud menghancurkan, menggangu, dan melakukan plot-plot tersembunyi (jangan percaya pada propaganda pemerintah Ahmadinejad). Pertanyaannya adalah ini: ketika tentara bayaran rejim Iran menyerang rakyat dan memukuli mereka dengan pentungan dan kabel, dan membunuhi mereka dengan pisau dan pistol, apa yang harus dilakukan oleh rakyat yang tidak bersalah ini? Apakah anda memberikan mereka ijin untuk mempertahankan diri mereka sendiri? Bukankan kaum muda kita memiliki hak untuk mempertahankan diri mereka sendiri dari agresi ini dan memiliki hak untuk tidak dipukuli?

Tuan Mousavi, anda ada di persimpangan jalan; di satu pihak, anda dapat mempertahankan sistem despot ini dan semua aparatus represinya, dan di lain pihak, anda dapat membela tuntutan-tuntutan demokratis dari jutaan rakyat Iran. Selama beberapa hari terakhir ini, anda telah menunjukkan dengan jelas bahwa anda telah mengambil jalan yang pertama walaupun anda telah kehilangan posisi presiden. Anda tidak menyerukan rakyat untuk melawan ketidakadilan. Anda tidak membela hak rakyat untuk melindungi diri mereka melawan tentara bayaran pemerintah Ahmhadinejad. Anda lebih suka rakyat diam saja dan kembali ke rumah mereka. Anda membatalkan demo pada hari Senin dan hanya berpartisipasi untuk menenangkan kemarahan rakyat. Dalam kata lain, anda telah menyerah pada pemerintah Ahmadinejad.

Tuan Mousavi, kaum muda Iran akan terus berjuang tanpa kepemimpinan anda, seperti halnya mereka tetap pergi ke demo kemarin tanpa kepemimpinan anda. Bila mereka sekali lagi dikalahkan, yakinlah bahwa sebuah generasi rakyat yang baru akan berpaling ke alternatif revolusioner dan memisahkan diri mereka dari reformisme. Kaum muda Iran akan menemukan sebuah respon untuk menghadapi tentara bayaran pemerintah Ahmadinejad. Mereka akan menemukan pemimpin mereka sendiri, dan mereka akan menghadapi pemerintah ini, atau pemerintah kapitalis represif manapun, dan di masa depan mereka akhirnya akan membangun sebuah pemerintah yang memberikan mereka kebebasan politik dan ekonomi.

Maziar Razi,

16 Juni 2009

Diterjemahkan oleh Ted S dari versi bahasa Inggris “Open Letter to Mir-Hossein Mousavi”