facebooklogocolour

Apa arti ‘perjuangan kelas’ bagi saya sebagai seorang perempuan muslimah?

“Saya seorang muslimah dan seorang Marxis”

Apa arti ‘perjuangan kelas’ bagi saya sebagai seorang muslimah?  Inilah pertanyaan penting yang telah mengubah cara berpikir saya. Dengan mendasarkan diri atas Marxisme, perjuangan saya untuk membebaskan perempuan dari seluruh macam penindasan tidak lagi berperspektif picik dan setengah-setengah.

Pembebasan Perempuan dan Sosialisme

Sejak Marx dan Engels, Sosialisme selalu berkomitmen terhadap pembebasan perempuan. Dalam hal ini, Sosialisme sejalan dengan gerakan-gerakan perempuan yang lazim dinamakan Feminisme. Tapi Sosialisme dan Feminisme memiliki pendekatan dan visi yang sangat berbeda.

Lenin, Parlemen dan Realitas Obyektif: Kritik atas Ragil Nugroho dan Martin Suryajaya

Menarik, tulisan Ragil Nugroho, PKS dan Lenin, yang memberi kesimpulan kasar atas pola pengorganisiran revolusioner yang dilakukan oleh Lenin di Rusia, dan menyejajarkannya dengan pola pengorganisiran suatu partai Islam borjuistik (baca: PKS), diapresiasi oleh Martin Suryajaya dengan penalaran filosofis yang berbelit-belit. Dalam tulisannya, Lenin, PKS dan Realisme,Martin terlihat sedang mencari pembenaran dari buku Lenin – Materialism and Empirio-Criticism – untuk memberi sentuhan filsafat pada tulisan Ragil yang kasar; untuk membangun opini pembaca bahwa kritik Ted Sprague atas Ragil adalah keliru; dan juga untuk mencari pengakuan bahwa Ragil adalah seorang realis, atau – meskipun bukan orang yang betul-betul memahami ide-ide Lenin – setidaknya, orang yang mampu mempraktekkan realisme Lenin di lereng Merapi.

Kerja Rumah Tangga, Belenggu Perempuan

Sejak kita kecil, peran kita di dalam keluarga sepertinya sudah disuratkan oleh takdir. Laki-laki bekerja mencari nafkah. Perempuan di rumah mengurus rumah tangga dan membesarkan anak. Tidak ada yang mempertanyakan mengapa kodrat laki-laki dan perempuan demikian adanya. Kadang-kadang jawaban yang diberikan tampak begitu mudah dan masuk akal: laki-laki fisiknya lebih kuat, oleh karenanya ia lebih cocok bekerja di luar, sedangkan wanita itu lemah lembut dan lebih cocok bekerja di dalam rumah.

PKS Bukan Lenin

Jawaban terhadap "PKS dan Lenin"nya Ragil Nugroho. Sudah terlalu sering kita temui mereka-mereka yang mencolek Marxisme dan Leninisme untuk menambal pemikiran mereka yang bolong-bolong, dengan harapan kalau kilau Marxisme-Leninisme bisa membuat pemikiran mereka yang dangkal dan membosankan semakin menarik, atau justru menyilaukan mata kita dari buruknya gagasan mereka.

Bekerja di Organisasi Massa

Adalah sebuah hukum umum bahwa ketika buruh pertama kali bergerak mereka akan bergerak melalui organisasi massa tradisional mereka. Mereka akan menggunakan hal pertama yang ada di depan mata mereka. Mereka akan menggunakan alat yang saat itu ada di tangan mereka. Mereka akan menguji alat-alat mereka. Melalui pengalaman ini, mereka akan mengubah alat mereka, atau membuangnya dan membuat yang baru bila diperlukan. Tugas kita adalah menemani mereka di dalam perjalanan mereka ini, dan membantu mereka mencapai kesimpulan revolusioner dengan menjelaskan perspektif Marxis secara sabar kepada mereka, memberikan mereka analisa yang detil.

Kelas Buruh Sebagai Kelas Revolusioner

Kita meyakini bahwa klas buruh adalah klas revolusioner. Suatu klas dinamakan klas revolusioner karena “tugas sejarah” yang diembannya. Secara obyektif, klas buruh mengemban tugas untuk mengakhiri kapitalisme dan membangun Sosialisme. Pertanyaannya, apakah landasan dari keyakinan ini?

Buruh dan Keterasingan

Tak ada kebebasan dalam kehidupan kaum buruh. Mereka harus tepat waktu; harus berada di ruang produksi sebelum mesin-mesin pemintal bergerak dengan suara garang. Jika tak ada lemburan, mereka pulang sekitar jam lima sore. Jika harus lembur, mereka pulang ke rumah masing-masing sekitar jam tujuh malam. Rasa capek dan penatnya tidak memberinya waktu untuk bercengkerama dengan anggota keluarga. Mereka harus tidur cepat, agar pagi-pagi tenaganya pulih kembali; agar bisa bekerja lagi; agar tetap bisa menghasilkan uang yang hanya cukup untuk membayar beberapa poin kebutuhan saja.

Hidup itu Indah: Biografi Singkat Leon Trotsky

Lev Davidovich Bronstein, begitu nama aslinya. Bersama Lenin dan kaum Bolshevik di Rusia, dia memimpin Revolusi Oktober yang mendirikan negara buruh pertama di muka bumi. Namun nasibnya tragis. Terus berpegang pada cita-cita sosialisme yang sejati, dia menjadi musuh bebuyutan Josef Stalin. Dipecat dari partai, diasingkan dari Uni Soviet, diburu di mana-mana, difitnah, keluarganya dibunuhi, dan dia sendiri akhirnya mati di tangan agen rahasia Stalin di Meksiko. Sampai akhir hayatnya, dia berjuang untuk mempertahankan Uni Soviet dari bahaya internal – kaum birokrasi dan konter-revolusi – dan bahaya eksternal – intervensi imperialis.

Meneruskan Nyala Api Internasional: Sejarah Internasional Keempat

Sejarah Internasional Keempat adalah sejarah perjuangan untuk menjaga semangat internasionalisme perjuangan kelas pekerja ketika Stalin dan klik birokrasinya justru sedang melemahkannya. Tugas historisnya adalah menjaga nyala api Marxisme dan Bolshevisme di tengah badai reaksioner. Internasional yang selanjutnya akan lahir kembali untuk mengobarkan api revolusi sosialis sedunia, dan ketika ini terjadi ia akan ada di tingkatan yang lebih tinggi karena ia punya pengalaman – pelajaran-pelajaran perjuangan dan kekalahan – dari empat Internasional sebelumnya.