facebooklogocolour

Nasionalisme dalam Lenin

Internasionalisme Lenin tidak memerlukan rekomendasi. Dan Lenin sendiri dalam tingkatan tertentu juga nasional. Ia sangat berakar dalam sejarah Rusia yang baru, turut membentuknya, dan memberinya ekspresi yang paling jelas, dan dengan demikian ia mencapai ketinggian aksi internasional dan pengaruh internasional.

Melangkah Mundur untuk Menapak ke Depan

Terutama 2 tahun terakhir, kita telah belajar banyak bagaimana melakukan serangan terhadap kapital. Tetapi pelajaran revolusioner tidaklah lengkap kalau tidak disertai dengan pengetahuan bagaimana mundur secara teratur. Lenin mengatakan bahwa “buruh harus menyadari bahwa kemenangan itu mustahil kecuali kalau kita belajar bagaimana menyerang dan mundur secara teratur.”

Sains, Teknologi dan Masa Depan Pembangunan Peradaban

Untuk mencapai pengembangan teknologi yang maha besar, tugas pertama kita adalah menghancurkan penghalang bagi kemajuan potensi kekuatan produksi, merebut semua kapital yang selama ini dinikmati oleh borjuasi ke tangan segenap rakyat pekerja. Kapital yang sudah direbut akan digunakan sepenuhnya melayani kebutuhan manusia.

Mogok Sebagai Senjata Buruh

Semenjak lahirnya kelas buruh, mogok telah menjadi salah satu senjata terampuh buruh untuk menuntut perbaikan kondisi kehidupan mereka. Dari mogok satu pabrik sampai mogok nasional, dari mogok 24-jam sampai mogok tak-terbatas, dari pemogokan ekonomis sampai pemogokan politik, kaum buruh serentak menghentikan deru mesin pabrik untuk memperjuangkan kepentingan kelas mereka. Pemogokan tidak hanya menghentikan pabrik dan menciptakan masalah ekonomi bagi para pemilik pabrik, tetapi dalam situasi tertentu bahkan dapat menciptakan krisis politik dan menumbangkan pemerintahan. Dari fakta inilah buruh memahami secara langsung kekuatan yang ada di tangan mereka ketika mereka bersatu sebagai satu kelas.

Revolusi Spanyol yang Dikhianati

Pada tahun 1931, rakyat pekerja Spanyol mencetuskan terbentuknya Republik Spanyol, yang merupakan gentang lonceng pertama dari Revolusi Spanyol yang berlangsung sampai pada 1937. Karena pengkhianatan dari kaum Stalinis – dan juga peran menyedihkan dari kaum Anarkis – Revolusi ini dikalahkan. Berikut merupakan salah satu tulisan Alan Wood mengenai Revolusi Spanyol. Tulisan yang dibuat pada tahun 1986 ini merupakan bagian kesimpulan dari rangkaian tulisan mengenai Revolusi Spanyol 1931-1937.

Revolusi Sosialis dan Hak Sebuah Bangsa untuk Menentukan Nasib Sendiri

Seperti juga umat manusia dapat mencapai penghapusan klas-klas hanya dengan melewati periode transisi dari kediktaktoran klas-klas yang tertindas, demikian juga umat manusia dapat mencapai keniscayaan persatuan bangsa-bangsa hanya dengan melewati periode kemerdekaan sepenuhnya dari semua bangsa-bangsa yang tertindas, yaitu kebebasan mereka untuk memisahkan diri.

Bolshevisme, Jalan Menuju Revolusi. Bab 8. Pendeta Gapon

Pada tahun 1905, Revolusi pertama Rusia meledak yang merupakan gladiresik untuk Revolusi 1917. Dalam revolusi ini, yang diawali dengan demonstrasi damai dan dipimpin oleh seorang pendeta, rakyat dibantai dalam jumlah ratusan. Ini lalu memercikkan Revolusi 1905 dan masuknya untuk pertama kalinya kaum proletariat Rusia dalam panggung sejarah.

Bolshevisme, Jalan Menuju Revolusi. Bab 7. Perang Rusia-Jepang

Perseteruan Bolshevik dan Menshevik yang awalnya bersifat organisasional menjadi semakin politis dengan semakin dekatnya Revolusi 1905. Akhirnya pada periode inilah kristalisasi antara tendensi Bolshevisme (Marxisme revolusioner) dan Menshevisme (reformisme) terjadi, yakni mengenai masalah sikap terhadap kaum borjuasi liberal yang progresif dalam perlawanan terhadap otokrasi.

Membaca Engels dan Kondisi Kelas Pekerja Inggris

Sekitar sebulan yang lalu saya membaca buku Kondisi Kelas Pekerja Inggris: Embrio Sosialisme Ilmiah. Karya Frederick Engels ini, yang ditulisnya lebih dari 150 tahun yang lalu, disadur dengan apik ke dalam bahasa Indonesia oleh Kawan Hidayat Purnama. Saya peroleh buku itu dari toko buku Buruh Membaca. Saya anjurkan Kawan-kawan sekalian membacanya pula karena banyak pelajaran yang bisa dipetik darinya, yang sangatlah relevan bagi perjuangan kelas pekerja Indonesia hari ini.

Bolshevisme, Jalan Menuju Revolusi. Bab 6. Perpecahan Pertama antara Bolshevisme dan Menshevisme

Pada Kongres Kedua Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia pada 1903, tiba-tiba meledak perseteruan di kamp Iskra, antara pendukung Lenin dan pendukung Martov, yakni antara mayoriitas (Bolshevik) dan minoritas (Menshevik). Sampai hari ini, banyak sejarawan yang menggambarkan perpecahan tersebut sebagai cikal bakal dari kediktaturan bengis Lenin dan Bolshevisme. Tetapi faktanya ternyata berbeda.