facebooklogocolour

Mengenai Syarat-Syarat Sosialisme

Di dalam karya ini, Trotsky memberikan gambaran umum dialektika perkembangan syarat-syarat untuk sosialisme. Di dalam karya ini, yang adalah saduran dari "Hasil dan Prospek" dimana Trotsky untuk pertama kalinya menjabarkan teori Revolusi Permanen, Leon Trotsky mencoba menjawab: Apa syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menuju sosialisme dan apakah syarat-syarat tersebut sudah dipenuhi?

Peran Kunci Dalam Evolusi Manusia

Teori evolusi bukanlah hal yang baru bagi kita. Jauh sebelum Darwin membuat kesimpulannya tentang teori evolusi, filsuf besar Hegel telah membuat ini sebagai titik pusat  filsafatnya. Setelah Darwin mengungkapkan teorinya melewati buku The Origin of Species, teori ini menyambar seperti petir di siang hari dan mengagetkan jutaan orang. Sejak saat itu teori evolusi terkait erat dengan nama Darwin.

Tugas Politik Kaum Revolusioner di Era Imperialisme

Berikut ini adalah diktat presentasi kawan J.S. Anam yang disampaikannya pada Sekolah Marxis yang diselenggarakan oleh Spartakus di Semarang pada awal Desember. Disini, kawan Anam mengupas mengenai imperialisme dan tugas-tugas yang harus diemban oleh kaum revolusioner, khususnya para anggota Spartakus.

Logika Proses Kapital

Gertakan Apindo untuk mengganti tenaga buruh dengan mesin merupakan cara pandang ekonomik yang sangat tidak logis. Logika umum paling sederhana saja bisa mengkritisi cara pandang ini dan sekaligus mampu menjelaskan bagaimana kapital berproses.

Mengenai Masalah Yahudi (Saduran dari 1937-1940)

palestine boy tankKami terbitkan di sini empat artikel oleh Trotsky yang ditulisnya di tahun-tahun terakhir hidupnya (1937-1940), yang mengekspresikan pandangan-pandangannya mengenai masalah Yahudi. Dengan semakin akutnya masalah Israel-Palestina, sejumlah pengamatan dari Leon Trotsky masih mengandung relevansi, bahwa di bawah kerangka kapitalisme nasionalisme - salah satunya adalah masalah Israel - akan mendapati bentuk reaksionernya.

Apa Itu Imperialisme dan Bagaimana Melawannya?

Karya ini bermaksud memberikan gambaran yang lengkap mengenai imperialisme. Dimulai dari memahami kapitalisme dan perkembangannya secara historis, kita akan dapat memahami bagaimana imperialisme lahir. Kita akan dapat memahami bagaimana, seperti kata Lenin, imperialisme itu adalah tahapan tertinggi kapitalisme.

Bolshevisme, Jalan Menuju Revolusi. Bab 1. Tsar Rusia dan Gerakan Tani Narodnik

COVER BOLSHFenomena Narodnik Rusia (“populisme”) adalah konsekuensi dari keterlambatan kapitalisme Rusia. Membusuknya masyarakat feodal berlangsung lebih cepat daripada terbentuknya kaum borjuasi. Di bawah kondisi ini, sejumlah lapisan kaum intelektual, terutama kaum muda, pecah dari birokrasi bangsawan dan gereja. Mereka mulai mencari jalan keluar dari kebuntuan masyarakat Rusia ini.

Tugas-tugas Demokratik Kaum Proletariat Revolusioner

Semakin dekat benturan antara perjuangan rakyat dengan Tsar dan semakin besar kemungkinan terrealisasikannya tuntutan dewan perwakilan rakyat, maka semakin dekat kaum proletariat revolusioner harus mengawasi kaum “borjuasi” demokratik. Segera setelah kita meraih kebebasan, secepat itu pula sekutu proletariat ini akan menjadi musuh.

Agitasi Politik dan "Sudut Pandang Kelas"

Adalah tugas kita untuk memahami semua masalah liberal, untuk menentukan sikap Sosial-Demokratik kita terhadapnya, untuk membantu kaum proletar terlibat aktif di dalam penyelesaiannya dan mencapai solusi dengan caranya sendiri, dengan cara proletarian. Mereka-mereka yang menolak terlibat (apapun maksud mereka) pada kenyataannya membiarkan kaum liberal memimpin dan memberikan pendidikan politik kepada kaum buruh, dan menyerahkan hegemoni di dalam perjuangan politik kepada elemen-elemen, yang pada analisa terakhir, adalah pemimpin-pemimpin demokrasi borjuis.

Kapitalisme Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

Kapitalisme merupakan sistem ekonomi yang, secara inheren, selalu tertelungkup di dalam krisis. Ia dikendalikan oleh kekuatan yang menyebabkannya tidak stabil, anarkis, dan seringkali melukai dirinya sendiri. Jadi benar apa yang telah dikatakan oleh Marx—bersama Engels—sekitar lebih dari 150 tahun yang lalu dalam Manifesto Komunis, yang mana kapitalisme ia gambarkan sebagai kekuatan “yang telah menjelmakan alat-alat produksi serta alat-alat pertukaran yang begitu raksasa, ... seperti tukang sihir yang tidak dapat mengontrol lagi tenaga-tenaga dari alam gaib yang telah dipanggil olehnya dengan mantra-mantranya.”