facebooklogocolour

Situs Militan Indonesia akan ditutup pada akhir Oktober. Kunjungi situs Perhimpunan Sosialis Revolusioner (revolusioner.org)!

Pelajaran Revolusi Oktober

lenindantrotskyDalam rangka memperingati ulang tahun Revolusi Oktober yang ke 82, kami terbitkan sebuah artikel yang ditulis oleh Leon Trotsky pada tahun 1935. Artikel ini ditulis oleh Trotsky untuk memperingati Revolusi Oktober pada peringatannya yang ke-18. Pada saat itu, Trotsky sudah diasingkan oleh Stalin dan dengan Kelompok Oposisi Internasional dia berjuang untuk mempertahankan tradisi Revolusi Oktober dari gempuran fitnah kaum borjuis di satu pihak dan degenerasi birokratis di pihak yang lain.

Meluruskan Revolusi Permanen

Apa itu Revolusi Permanen? Sejak diterbitkannya buku Revolusi Permanen di Indonesia beberapa bulan lalu, beberapa tanggapan telah dilontarkan yang isinya adalah kurang lebih: Revolusi Permanen tidaklah cocok untuk Indonesia dan bahwa rumus baku Revolusi Permanen tidak memperhatikan kondisi objektif dan konteks politik Indonesia yang unik. Di sini kawan Ted Sprague mencoba menjawab kekeliruan pemahaman Revolusi Permanen dan meluruskan teori revolusioner ini dari pelintiran-pelintiran yang tidak bertanggung jawab.

The Revolution Betrayed: Refleksi Historis untuk Perjuangan Revolusioner Hari Ini

The Revolution Betrayed karya Leon Trotsky, yang rencananya akan diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Militan, merupakan salah satu karya besar Marxis. Ini adalah satu-satunya karya Marxis yang menganalisa dengan serius apa yang terjadi pada Revolusi Rusia setelah kematian Lenin. Karya ini, selain bisa menjadi refleksi historis untuk perjuangan revolusioner hari ini, juga bisa memberikan penjelasan ilmiah bagi publik yang sebagian besar telah diracuni oleh analisa-analisa “ilmiah” dari para intelektual kapitalis. Tanpa pengetahuan mendalam tentang karya ini adalah mustahil untuk memahami sebab runtuhnya Uni Soviet.

Kaum Intelektual dan Sosialisme

Otak kaum buruh dari sudut pandang fisik lebih bebas. Penulis tidak harus bangun tidur ketika ayam berkokok, di belakang punggung dokter tidak ada mandor, kantong pengacara tidak diperiksa ketika dia meninggalkan pengadilan. Tetapi sebagai gantinya, kaum intelektual bukan hanya harus menjual tenaga-kerjanya, bukan hanya ototnya, tetapi seluruh kepribadiannya sebagai seorang manusia.

Kronstadt Oh Kronstadt, Sekilas Mengenai Analisa Kelas

kronstadt186 tahun sudah berlalu semenjak pemberontakan Kronstadt, dan sisa-sisa dari episode tersebut masih eksis di dalam diskusi bersahabat ataupun pertentangan keras antara kelompok-kelompok kiri. Kebanyakan, pertentangan isu Kronstadt ini terekspresikan di dalam pertentangan antara kaum Anarkis dengan kaum Marxis, dan sering ini menjadi isu yang cukup emosional.

Sekali Lagi Tentang Peran Penting Individu di Dalam Sejarah

Friedrich Engels BApakah hubungan antara peran subjektif dan peran objektif? Untuk lebih praksisnya, apakah hubungan antara peran individu dan kondisi sosial (peran massa, kekuatan produksi, hubungan sosial kelas-kelas)? Secara terpisah, mereka adalah kontradiksi yang tidak bisa disatukan. Akan tetapi, sejarah materialisme menunjukkan ketidakterpisahan mereka.

Pengantar Untuk Revolusi Permanen Edisi Bahasa Indonesia

Semua teori, program, dan kebijakan cepat atau lambat akan menemukan ekspresinya di dalam praktek. Teori Revolusi Permanen, yang merupakan salah satu perkembangan teori Marxis yang paling penting, sudah dikonfirmasikan secara positif oleh Revolusi Oktober 1917 di Rusia. Teori ini juga sudah dikonfirmasikan, secara negatif, di dalam banyak peristiwa semenjak itu. Contoh yang paling buruk dari ini adalah pembantaian satu setengah juta kaum komunis Indonesia pada tahun 1965.

Kontrol Buruh dan Nasionalisasi

Apa itu Kontrol Buruh? Kontrol buruh memiliki arti yang jelas: kelas buruh dan wakil-wakilnya di pabrik-pabrik memiliki hak untuk memeriksa pembukuan (neraca keuangan) sebuah perusahaan atau industri dll, mengecek dan mengontrol seluruh pemasukan dan pengeluaran, dan tindakan-tindakan manajemen.

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern (Reason in Revolt Bahasa Indonesia)

coverNalar 3Buku ini ditulis oleh Ted Grant dan Alan Woods dan dipublikasikan pertama kalinya pada tahun 1995, yakni 100 tahun setelah wafatnya Engels. Lalu buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 2006 oleh IRE Press .Terbitan kedua pada 2015 oleh Resist Book dan Well Red. Buku ini membela kebenaran ide-ide filosofi Marx dan Engels dengan memaparkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke 20 yang memberikan konfirmasi terhadap metode filosofi Marxisme, yakni dialektika materialisme.

Ketika Kaum Buruh Perempuan Bergerak: Sekilas mengenai Revolusi Febuari 1917 di Rusia

RussischeRevolutieFeb1917Pada bulan Maret ini, tepatnya pada tanggal 8 Maret, kita sepatutnya mengenangkan kembali sebuah peristiwa besar yang mengguncang seluruh dunia, yang mengubah arah sejarah, yang dampaknya masih terasa sampai sekarang—namun yang juga diupayakan pelupaannya oleh para intelektual pengabdi kelas berkuasa—Revolusi Februari 1917 di Rusia.