facebooklogocolour

Mengenal Dasar-dasar Filsafat Marxisme: Bagian III. Ekonomi Marxis

Risalah singkat ini akan mengupas bagaimana kapitalisme berfungsi. Dengan menerapkan metode materialisme dialektis ke dalam ranah ekonomi, kita akan dapat melihat bagaimana buruh menjadi objek penindasan kapitalisme. Hanya dengan memahami mekanisme kapitalisme lewat kacamata Marxis maka buruh bisa menjawab kebohongan-kebohongan dan distorsi-distoris yang disebarkan oleh ahli-ahli ekonomi borjuis.

Mengenal Dasar-dasar Filsafat Marxisme: Bagian II. Materialisme Historis

Sejarah dibuat oleh manusia. Dia adalah aktor di dalam drama yang telah berlangsung tanpa henti selama ratusan ribu tahun, semenjak ia beranjak berdiri keluar dari hutan belantara Afrika ke ladang savana yang luas, dan lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Dengan berdiri tegak, tangannya terbebaskan untuk melakukan kerja yang tak mampu dilakukan sepupu keranya. Dengan kedua tangannya ini, dibangunlah peradaban-peradaban megah dan bangunan-bangunan raksasa: dari Piramida Mesir, Tembok Raksasa China, sampai Borobudur Indonesia.

Leon Trotsky, Sosok dan Ide-idenya

Hari ini menandai 72 tahun aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap Leon Trotsky. Seorang agen Stalinis yang pengecut menikam kepalanya dengan kapak es. Trotsky jatuh koma. Ia meninggal dunia pada keesokan harinya, 21 Agustus 1940.

PKS Masih Bukan Lenin: Kembali ke Seabad yang Lalu (Tanggapan Terhadap Martin Suryajaya)

Tanggapan terhadap "Lenin, PKS, dan Realisme"nya Martin Suryajaya. Satu abad yang sudah hilang ini adalah pondasi yang harus kita bangun kembali di dalam gerakan kita. Rusia, Rusia, dan Rusia, dan kita tidak ragu untuk mengulang: Rusia, Rusia, dan Rusia, karena kita sudah lihat bahwa banyak pencolek Lenin yang ingin menggunakan otoritas Revolusi Oktober Rusia sebagai pembenaran terhadap obat-obat mujarab bin ajaib mereka.

Mengapa Kami Trotskis

Sudah puluhan tahun sejak kematian tokoh Marxis besar Rusia Leon Trotsky, dunia masih dihinggapi pesimisme dan pertanyaan tentang bagaimana kehancuran Revolusi Rusia dan bagaimana masa depan umat manusia. Dalam keadaan dunia memasuki sebuah krisis, sebuah perjuangan hidup dimulai kembali. Kondisi pesimisme ini tidak hanya menghinggapi suasana massa yang hari ini bergejolak, kondisi ini juga memicu pesimisme di antara para pemikir jaman ini.

Pancasila, Bung Karno-isme, dan Sosialisme

Sampai mana kita kaum revolusioner bisa menggunakan Pancasila dan Bung Karno-isme untuk mencapai sosialisme? Apa memang kita bisa menggunakan Pancasila sebagai jembatan untuk mencapai sosialisme?

Sebuah Kritik atas Feminisme Liberal

"To alter the position of woman at the root is possible only if all the conditions of social, family, and domestic existence are altered." (Trotsky)

Diskursus pembebasan perempuan yang lahir dari feminisme liberal, yang hari ini sebagai diskursus mainstream, telah membawa angin segar bagi perubahan nasib perempuan di Indonesia. Paradigma berpikir feminisme liberal telah menginspirasi banyak gerakan perempuan di Indonesia untuk mencapai kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Tetapi ternyata, pola pikir dari arus feminisme yang lahir di Barat tersebut, ditinjau dari perspektif kelas, setidaknya, akan memunculkan dua cacat politik.

Apa arti ‘perjuangan kelas’ bagi saya sebagai seorang perempuan muslimah?

“Saya seorang muslimah dan seorang Marxis”

Apa arti ‘perjuangan kelas’ bagi saya sebagai seorang muslimah?  Inilah pertanyaan penting yang telah mengubah cara berpikir saya. Dengan mendasarkan diri atas Marxisme, perjuangan saya untuk membebaskan perempuan dari seluruh macam penindasan tidak lagi berperspektif picik dan setengah-setengah.

Pembebasan Perempuan dan Sosialisme

Sejak Marx dan Engels, Sosialisme selalu berkomitmen terhadap pembebasan perempuan. Dalam hal ini, Sosialisme sejalan dengan gerakan-gerakan perempuan yang lazim dinamakan Feminisme. Tapi Sosialisme dan Feminisme memiliki pendekatan dan visi yang sangat berbeda.