facebooklogocolour

150 Tahun Setelah Internasionale Pertama Didirikan: Kelas Pekerja Membutuhkan Sebuah Internasionale yang Revolusioner

1st-int-anniversaryPada 28 September1864, delegasi-delegasi dari berbagai negeri berkumpul di Balai St. Martin di London. Inilah upaya yang paling serius untuk mempersatukan lapisan-lapisan kelas pekerja yang paling maju dalam suatu skala internasional. Pertemuan itu dilakukan sebagai suatu konsekuensi dari solidaritas internasional dalam menanggapi perlawanan Polandia pada 1863. 

Pilkada atau Soviet?

ruupilkadaKita harus mengkaji masalah pilkada ini dari kepentingan kelas-kelas yang ada. Segala sesuatunya harus diperiksa dari sudut pandang kelas kalau kita tidak ingin terombang-ambing, dari apa itu demokrasi sampai kelas mana yang bisa diandalkan untuk membela demokrasi.

Marxisme dan Anarkisme

marx-bakuninKaum borjuis dan para pendukungnya ingin membingungkan kaum buruh dan pemuda dengan mencoba menyamakan komunisme dengan rezim Stalinis Rusia yang birokratis dan totaliter. “Kalian ingin Komunisme? Ini! Itulah Komunisme! Tembok Berlin itu Komunisme! Hungaria 1956 adalah Komunisme! Gulag-gulag Soviet adalah Komunisme!” Sayangnya, kaum anarkis juga menggaungkan argumen-argumen macam ini.

Tentang Sentralisme Demokratik dan Rejim Partai

trotskyredarmyDemokrasi dan sentralisme sama sekali tidak menemukan diri mereka sendiri di dalam sebuah rasio yang konstan. Semua tergantung pada situasi-situasi yang konkret, pada situasi politik yang ada di dalam negeri, pada kekuatan partai dan pengalamannya, pada kualitas anggota-anggotanya, pada otoritas yang sudah berhasil dimenangkan oleh kepemimpinan. 

Pangan dan Revolusi Sosialis

foodsecurityHubungan disfungsional antara rakyat Amerika dengan pangan secara rutin diratapi dan dicemoohi dalam media massa serta dunia akademia. Sayangnya tidak pernah dijelaskan sama sekali apa sebenarnya akar dari disfungsi ini.

97 Tahun Tesis April

Pada bulan April 1917, yakni 97 tahun yang lalu, Lenin menerbitkan Tesis April-nya yang terkenal itu. Tesis ini memberikan gambaran bagaimana tugas-tugas selanjutnya dari partai Bolshevik pada periode revolusi sebagai “…sebuah minoritas kecil, [yang] berhadapan dengan sebuah blok dari seluruh elemen oportunis borjuis kecil, para Sosialis Populer dan Sosialis Revolusioner…yang telah menyerah pada pengaruh kaum borjuis dan menyebarkan pengaruh tersebut di antara kaum proletar.”[1]

Stalinisme dan Bolshevisme

Di dalam artikel ini, Trotsky memberikan penjelasan teoritik bahwa Stalinisme tidak bisa disamakan dengan Bolshevisme. Ada jurang pemisah yang besar yang memisahkan kedua tendensi ini, dimana Stalinisme mewakili kontra revolusi birokrasi akibat dari keterisolasian Revolusi Oktober.

Nasionalisme dalam Lenin

Internasionalisme Lenin tidak memerlukan rekomendasi. Dan Lenin sendiri dalam tingkatan tertentu juga nasional. Ia sangat berakar dalam sejarah Rusia yang baru, turut membentuknya, dan memberinya ekspresi yang paling jelas, dan dengan demikian ia mencapai ketinggian aksi internasional dan pengaruh internasional.

Melangkah Mundur untuk Menapak ke Depan

Terutama 2 tahun terakhir, kita telah belajar banyak bagaimana melakukan serangan terhadap kapital. Tetapi pelajaran revolusioner tidaklah lengkap kalau tidak disertai dengan pengetahuan bagaimana mundur secara teratur. Lenin mengatakan bahwa “buruh harus menyadari bahwa kemenangan itu mustahil kecuali kalau kita belajar bagaimana menyerang dan mundur secara teratur.”